Bertepatan dengan Haornas 2021, Presiden Jokowi Tandatangani Perpres Desain Besar Olahraga Nasional (DBON)

Jumat, 10 September 2021 07:12 WIB

Share
Menpora Zainudin Amali mengungkapkan bahwa Indonesia sudah memunyai Perpres Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). (Foto: Kemenpora)

JAKARTA, POSKOTAJABAR.CO.ID -

Dunia Olahraga Indonesia kini secara resmi mempunyai sebuah desain olahraga nasional. Desain yang diberi naama Desaion Besar Olahraga Nasional (DBON) itu secara resmi telah itu telah resmi ditandatangani Presiden Joko idodo (Jokowi) bertepatan dengan perayaan Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2021.

Menurut Menpora RI, Zainudin Amali, Presiden Joko Widodo telah menandatangi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON). Perpres ini sebagai payung hukum implementasi DBON pemerintah pusat hingga pemerintah daerah. 

"Pada hari ini, Kamis, 9 September 2021, Presiden Jokowi telah menandatangi Peraturan Presiden (Perpres) No. 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON)," kata Menpora Amali, saat jumpa pers pada Puncak Peringatan Haornas ke-38 di Gedung POPKI Cibubur, Jakarta.

Dikatakan Menpora Amali, Perpres ini akan dijadikan payung hukum untuk implementasi DBON dari tingkat pusat, provinsi sampai dengan tingkat kabupaten atau kota. Di dalam Perpres 86 bukan hanya Kemenpor yang melakukan langkah-langkah penting implementasi DBON, melainkan sinergitas bersama dengan kementerian/lembaga pusat, gubernur hingga walikota di seluruh Indonesia.

"Implementasi DBON berjalan simultan. Di dalam Perpres 86/2021 bukan hanya menjadi pekerjaan besar Kemenpora, tetapi dengan kementerian/lembaga lain. Misalnya, yang akan dibangun Cibubur Youth Sport Center yang mengerjakan adalah Kementerian PUPR. Diharapkan tahun 2022 atau akhir 2021 akan terbangun Cibubur Youth Sport Center di Cibubur," ujar Menpora Amali.

Dalam pengerjaannya, Gedung POPKI, Cibubur nantinya tetap akan dipertahankan, sebagian besar juga akan diganti. Gedung RSON akan ditingkatkan fungsinya menjadi pusat sport science nasional.

"Asrama, sekolahnya, dan ini semua bukan kami yang mengerjakan. Talenta-talenta atlet yang ada tentu sesuai dengan kewenangan-kewenangannya. Kalau SMP itu di tingkat kabupaten/kota, SMA di provinsi. Nah, itu akan dikerjakan juga bersama-sama. Meski demikian, technical assistance tetap di Kemenpora," urainya.

Menpora berharap, dengan lahirnya Perpres 86 ini akan mempercepat implementasi dari DBON. Nantinya, terhimpun beberapa kementerian dan lembaga, gubernur, bupati/walikota yang sudah mempunyai tugas masing-masing sesuai tupoksinya, agar apa yang diharapkan dari DBON segera terwujud dalam waktu tidak terlalu lama.

Untuk jangka pendek saat ini, Kemenpora akan mulai mensosialisasikan DBON dan Perpres 86 ke semua stakeholder olahraga, pemangku kepentingan yang tercantum dalam Perpres. Menpora Amali juga berharap dukungan media untuk mensosialisasikan hal itu.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler