Losada dan Bang Kumis Program Pengelolaan Sampah di Sukasari Kota Bandung, Ini Penjelasannya

Sabtu, 11 September 2021 10:16 WIB

Share
Camat Sukasari Sarjani Saleh tengah menunjukkan lobang Losada (Lobang Sisa Dapur). (foto:Aris).

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Kecamatan Sukasari Kota Bandung miliki serangkaian langkah penanganan dalam mengatasi permasalahan sampah.

Camat Sukasari, Sarjani Saleh menuturkan, pengelolaan sampah yang dilakukan tersebut terbagi ke dalam beberapa program.

Seperti program pembuatan komposter, Losada (Lobang Sisa Dapur) dan Bang Kumis (Lubang Khusus Untuk membuang Sampah). Sampah tersebut nantinya akan dipilah apakah termasuk kedalam sampah organik atau non-organik.

"Hal ini merupakan upaya-upaya untuk memperkecil atau mengelola sampah dari rumah tangga," ujarnya di Kota Bandung, Jumat, 10 September 2021.

Sarjani  mengatakan sampah yang termasuk kategori organik dikumpulkan lalu  dijual ke pengepul, atau Bang Sampah.

"Diupayakan sampah tersebut dipilah organik dan non-organik," katanya.

Menurutnya hampir semua RW sudah melakukan program tersebut. Hal itu dalam rangka membantu pemerintah dalam memperkecil pembuamgan ke Tempat Pembuangan Sampah.

Selain itu, sampah dari daun kering, digilir. Hasil gilingannya selanjutnya dimasukkan ke Bang Kumis. Agar bisa diproses menjadi pupuk.

Pupuk tersebut akan diberikan kepada ketua RW untuk kemudian digunakan warga masyarakat dalam memenuhi kebutuhan mereka dalam bercocok tanam dan lain sebagainya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler