Desa Limbangan Rawan Banjir Rob, Inilah yang Dikerjakan Pemkab Indramayu

Minggu, 12 September 2021 11:22 WIB

Share
Bupati Indramayu, Nina Agustina didampingi Forkopimcam Juntinyuat meninjau breakwater di Desa Limbangan. (Foto: Ist.)

INDRAMAYU, POSKOTAJABAR.CO.ID

Desa Limbangan, Kecamatan Juntinyuat, Indramayu, Jawa Barat selama ini dikenal sebagai desa rawan bencana abrasi atau pengikisan pantai akibat ombak laut dan banjir rob.

Karena itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu membangun breakwater atau bangunan pemecah ombak di bibir pantai Desa Limbangan sepanjang 700 meter untuk meminimalisir pengaruh abrasi dan terjangan banjir rob.

Salah seorang warga, Nasdiyah, (57) mengungkapkan, pembangunan breakwater sangat penting untuk mengurangi potensi abrasi di pantai Desa Limbangan tersebut. Selain itu, pembangunan breakwater juga untuk melindungi permukiman warga dari terjangan banjir rob.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Indramayu atas perhatian dan kepeduliannya kepada warga Desa Limbangan dengan membangun pemecah ombak ini," ujar Nasdiyah, Sabtu (11/09/2021).

Nasdiyah mengatakan, dengan dibangunnya breakwater sepanjang 700 meter, warga kini tidak khawatir lagi terhadap bahaya abrasi akibat gelombang laut Pantai Utara (Pantura).

Dikatakan, beberapa tahun lalu pantai Desa Limbangan sempat dihantam abrasi dan rob hingga dampaknya membuat warga terpaksa mengungsi. Terutama warga yang berada di bibir pantai.

"Mudah-mudahan, sekarang setelah ada pembangunan breakwater permukiman warga bisa lebih terlindungi dan warga bisa hidup nyaman," harapnya.

Breakwater selain berfungsi melindungi permukiman juga menjaga potensi wisata pantai dan kuliner yang menjadi unggulan desa setempat.

Bupati Indramayu, Nina Agustina mengungkapkan, pembangunan breakwater tidak lain sebagai upaya melindungi warga pesisir di Pantura Indramayu. Selain breakwater, pihaknya juga mengupayakan penanaman mangrove untuk menjaga kawasan pantai.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler