Membentuk Karakter Pemimpin Berjiwa Besar dan Profesional, Lewat Pelatihan Ini!

Minggu, 12 September 2021 19:26 WIB

Share
Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan dan Penyelidikan Satpol-PP dan Damkar Kota CImahi Muhammad Faisal, S.Si., M.A.P. (foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Kepala Seksi (Kasi) Penyidikan dan Penyelidikan Satpol-PP dan Damkar Kota CImahi, Muhammad Faisal, S.Si., M.A.P mengatakan, diadakannya pelatihan Certified Leadership Assosiation of AR Learning center, tujuannya untuk untuk mencetak bibit-bibit seorang pemimpin yang profesional, berwibawa, dan berjiwa besar.

"Dengan adanya pelatihan ini,  jiwa kepemimpinan, dapat berguna bagi kita semua, karena sosok seorang pemimpin itu tidak mudah diterapkan begitu saja bila kita tidak melakukan pembinaan dan bimbingan sebagai leadership yang profesional," ulas Faisal.

Acara pelatihan ini dilaksanakan secara online dan dilaksanakn selama tiga hari dari hari Kamis sampai Sabtu (9-11 September 2921) pukul 19.00- 21.00 WIB. Dengan Pemateri Dr Dadang Suhardi, SE, MM.

Dadang Suhardi merupakan seorang Coach (Pelatih) yang sangat berkompeten dengan seabreg gelar non akademis termasuk C.LA dan ALC.Sedangkan sebagai pimpinan Lembaga AR Learning Center adalah Coach Andre Harianto

Adapun jumlah peserta adalah sebanyak 107 orang, terdiri dari masing-masing perwakilan daerah di seluruh Indonesia. Termasuk dari Cimahi

Menurut Faisal, seorang pimpinan yang profesional sebagai suatu seni, fungsi, proses dan kemampuan dalam mempengaruhi dan mengarahkan orang-orang dengan cara kepatuhan, kepercayaan dan kesetiaan agar berbuat sesuatu sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan.

Dijelaskannya,  pengaruh adalah salah satu kualitas yang paling 
penting yang wajib dimiliki seorang pemimpin. Dengan memiliki pengaruh yang kuat atas orang-orang yang  dipimpin, maka pemimpin  dapat mengembangkan kesadaran diri setiap orang,  untuk mengabdikan diri masing-masing kepada  kepemimpinan yang dia pimpin.

"Karena seorang pemimpin dengan kekuatan pengaruh dapat dengan mudah meminta bantuan dari orang-orang yang  dipimpin; meminta orang-orang yang dipimpin untuk  bertanggung jawab atas pekerjaan yang dipercayakan  kepada mereka,"jelas Faisal. (Bagdja)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler