Ridwan Kamil: Biarlah Orang Indramayu Tinggal di Desa, Asal Rezekinya Kota

Minggu, 12 September 2021 14:18 WIB

Share
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat berada di Indramayu didampingi Bupati Nina Agustina. (Foto: Ist.)

INDRAMAYU, POSKOTAJABAR.CO.ID -

Gubernur Jawa Barat,  Ridwan Kamil mengemukakan,  potensi alam Kabupaten Indramayu sangat luar biasa. Namun, perlu terus digali dan dikembangkan oleh masyarakat. Diantaranya memanfaatkan kemajuan teknologi yang berkembang saat ini. 

Harapannya, meski tinggal di desa namun rezekinya orang Indramayu harus rezeki kota dan bisnisnya mendunia.

Gubernur Ridwan Kamil mengemukakan hal itu, saat meninjau Gebyar 5.000 vaksinasi sekaligus memberikan bantuan  laptop untuk 309 Pemerintah Desa di Kabupaten Indramayu, di Bumi Patra Indramayu.

Dikatakan, dinamika masyarakat dulu menganggap rezeki di desa tidak seimbang dengan rezeki di kota. Sehingga, banyak masyarakat merantau untuk memperoleh pekerjaan yang layak dalam meningkatkan taraf hidupnya, terjadilah urbanisasi.

“Tetapi, setelah adanya COVID-19 kehidupan berubah. Rezeki di desa dapat sama dengan rezeki yang di kota. Asalkan masyarakat mampu menggali potensi desa, memanfaatkan kemajuan teknologi yang sudah ada,” ujarnya.

Kata Gubernur, dulu ada orang berjualan sabun cair omsetnya hanya Rp 10 juta per bulan karena berjualan door to door. Sejak jualannya online, dari tempat tinggalnya yang berada di desa, akhirnya yang beli masyarakat seluruh Indonesia. 

Omsetnya berkembang jadi ratusan juta. Fisiknya tetap tinggal di desa, tetapi bisnisnya menusantara karena digital.

Dijelaskan,  transformasi teknologi saat ini tidak semulus dan berhasil dibayangkan oleh banyak orang. Namun, dengan kerja keras dan kesabaran serta tidak pantang menyerah, dipastikan usaha tidak menghianati hasil.

“Dahulu saya pernah launching memberi pakan ikan lele dengan mesin itu. Tapi 'kan tidak semulus dibayangkan. Teruslah berusaha. Insya Allah proses tidak mengecewakan hasil,” jelasnya.

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler