Pemakaman Khusus  Covid-19 di Cimahi tak Sesibuk Dulu Lagi, Inilah Sebabnya

Selasa, 14 September 2021 13:34 WIB

Share
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, M Nur Kuswandana, pemakaman kasus Covid-19 menurun. (foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Penurunan kasus Covid-19 di Kota Cimahi merupakan kabar gembira bagi seluruh masyarakat.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (DPKP) Kota Cimahi, M Nur Kuswandana. Menurutnya, dalam dua bulan lalu jenazah yang datang ke pemakaman khusus dalam sehari rata-rata mencapai 5 orang, dan sekarang jumlahnya turun secara drastis.

"Alhamdulillah turun secara drastis. Dua bulan lalu itu pernah dalam sehari 14 orang. Tapi sekarang alhamdulillah jarang sekali," ungkap Nur, saat dikonfirmasi d iruangan kerjanya Pemkot CImahi. Selasa  (14/9/2021).

Baca Juga:
 
Penurunan kasus meninggal akibat Covid-19 tersebut terjadi setelah diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat hingga PPKM Level 4 yang memang ditujukan untuk menekan laju penularan virus corona.

Selama pandemi Covid-19, ada sejumlah lahan pemakaman yang digunakan khusus untuk jenazah yang terpapar virus corona. Dari mulai TPU Muslim Cipageran, TPU Lebaksaat hingga yang digunakan saat ini yakni di Kihapit, Leuwigajah, Cimahi Selatan.

"Sekarang kalau ketersediaan masih banyak. Mudah-mudahan tidak ada lagi warga yang meninggal akibat Covid-19," katanya.

Secara keseluruhan, kasus Covid-19 di Kota Cimahi memang mengalami penurunan yang sangat drastis. Kini Cimahi berada pada zona kuning penularan virus corona. Meskipun saat ini masih berada pada Level 3 dalam penerapan PPKM.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Cimahi, total warga Kota Cimahi yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 12.939 orang. Mayoritas sudah dinyatakan sembuh yakni mencapai 12.656 orang.

Kemudian sebanyak 235 orang dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan warga Kota Cimahi yang hingga kini masih terinfeksi aktif terpapar virus corona menyisakan 48 orang saja.

Sementara untuk zona per RT, tidak ada lagi RT yang masuk zona merah dan juga oranye di Kota Cimahi. Mayoritas masuk zona hijau yang mencapai 1.695 RT dan zona kuning tersisa 29 RT.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler