Waduh ! Mantan Pelatih Persib dan Persija Arcan Iurie Dideportasi, Inilah Alasannya

Selasa, 14 September 2021 19:28 WIB

Share
Mantan pelatih Persija dan Persib, Arcan Iurie karena tidak sanggup membayar denda overstay dideportasi dari Indonesia. (Foto: Ist.)

KARAWANG, POSKOTAJABAR.CO.ID,

Mantan pelatih Persija dan Persib, Arcan Iurie  karena tidak sanggup membayar denda overstay dideportasi dari Indonesia. Iurie pun kembali ke negara asalnya Moldova  pertengahan Juli 2021 lalu.

"Kita deportasi pada 16 Juli 2021, menggunakan pesawat Turkis Airlines dan transit di Istambul, kemudian melanjutkan ke Moldova," kata Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penindakan Imigrasi Kelas 1 Non TPI Karawang, Adrian Nugroho, Selasa (14/9/2021).

Adrian mengatakan, Iurie melanggar Pasal 78 ayat 3 tentang Undang-Undang Nomor 6 tahun 2011 tentang Keimigrasian. Ia telah overstay sejak Tahun 2019.

"Kita memberikan saksi deportasi dan penangkalan," katanya.

Kepada penyidik, Iurie mengaku mengetahui izin tinggal tetapnya (Kitap)-nya habis pada 2019. Namun, ia tak dapat membayar denda overstay lantaran uangnya habis untuk berobat.

Iurie mengalami sakit stroke sejak Tahun 2018. Sejak itu, uang tabungannya habis untuk berobat, sementara dirinya tidak memiliki penghasilan.

Iurie tercacat tinggal di Perumahan Graha, Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang. Namun ia mengaku sering bolak-balik ke Bandung.

"Jadi sponsornya istrinya, istrinya orang sini. Tetapi ia bolak-balik Bandung," katanya.

Iurie resmi melatih Persib pada 2006 hingga 2007. Pelatih kelahiran 15 November 1964 ini sukses meracik skuat Maung Bandung dengan striker mumpuni, seperti Redouane Barkaoui dari Maroko, Zaenal Arif, dan Christian Bekamenga dari Kamerun. Bahkan Iurie mampu membawa Persib Bandung juara paruh musim.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler