Nah Lhoo ! Nasabah Gugat PT Pegadaian Tasikmalaya, Ini Alasannya

Selasa, 21 September 2021 16:50 WIB

Share
Kantor Pegadaian (Persero) Cabang Kota Tasikmalaya di Jalan Otto Iskandardinata . Seorang nasabah PT Pegadaian (Persero) Warga Kota Tasikmalaya Mimin Mintarsih, akhirnya memilih jalur hukum untuk memperjuangkan hak dan keadilannya. Pasalnya 1 set perhiasan milik Mimin hilang saat akan diperpanjang gadai di Kantor Pegadaian (Persero) Cabang Kota Tasikmalaya. (foto:kris)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

Seorang nasabah PT Pegadaian (Persero)  Warga Kota Tasikmalaya Mimin Mintarsih, akhirnya memilih jalur hukum untuk memperjuangkan hak dan keadilannya. Pasalnya,  1 set perhiasan milik Mimin hilang saat akan diperpanjang gadai di Kantor Pegadaian (Persero) Cabang Kota Tasikmalaya di Jalan Otto Iskandardinata No.8 Tawang Kota Tasikmalaya.

Pada Jumat tanggal 7 Mei 2021, Mimin bermaksud untuk melakukan memperpanjang gadai perhiasan emasnya yg digadaikan di Pegadaian Cabang Kota Tasikmalaya, karena tanggal tersebut sudah masuk jatuh tempo perjanjian gadai yang harus dilunasi atau diperpanjang kembali gadainya.

Namun Mimin terkejut mendapat keterangan dari petugas pegadaian  bahwa 1 Set perhiasan emasnya berupa liontin dan cincin yg beratnya hampir 20 Gram itu dikatakan telah ada yang menebusnya. 

Padahal Mimin sama sekali tidak pernah memberikan Surat Bukti Gadai yg asli kepada siapapun dan Surat Bukti Gadai yg asli itu masih dipegang oleh dirinya. 

"Aneh kok bisa barang yang saya gadaikan atas nama saya sendiri bisa diambil orang lain, padahal saya Tidak pernah memberikan kuasa pengambilan kepada siapapun, dan tidak pernah memberikan  Surat Bukti Gadai yg asli kepada siapun", terangnya saat dimintai keterangan, Selasa (21/9/2021).

Mimin juga mengaku sulit untuk mendapatkan keterangan dari pihak Pegadaian, tentang bagaimana nasib selanjutnya atas perhiasan emas miliknya itu. 

"Perhiasan emas itu memiliki nilai historis tinggi karena merupakan peninggalan almarhumah orang tuanya." ujarnya

Setelah upaya mediasi yang dilakukan dengan pihak PT Pegadaian Persero tidak menemui jalan penyelesaian. Mimin kemudian memberikan Kuasa untuk menempuh Jalur hukum guna mendapatkan keadilannya itu Kepada Kantor Hukum NZ Law Firm Dan Rekan yang berkantor pusat di Kota Serang, Banten.

Salah satu kuasa hukumnya, Nazwir, S.H menerangkan, dalam hukum gadai yang diatur dalam KUHPerdata kreditor yang memiliki hak gadai namun barang atau jaminan gadai itu lepas dari kekuasaannya karena hilang atau dicuri maka hak gadainya menjadi terhapus. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler