Imigrasi Bandung Minta Tim Pora Waspadai Gelombang Pengungsi Afganistan

Kamis, 23 September 2021 02:27 WIB

Share
Kepala Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bandung, Arief Hazairin Satoto, saat memberikan paparan kegiatan sosialisasi penguatan Tim Pora Kabupaten Bandung, Rabu, 22 September 2021. (foto:ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Kantor Imigrasi Kelas 1 TPI Bandung mengadakan rapat Tim Pengawasan Orang Asing (Tim Pora) tingkat Kabupaten Bandung Tahun 2021 di sebuah hotel yang berlokasi di Jl Raya Soreang, Pamekaran, Soreang, Kabupaten Bandung, Rabu, 22 September 2021.

Kegiatan tersebut merupakan bentuk sosialisasi penguatan pengawasan orang asing dimasa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Level 1-4 .

Kegiatan melibatkan berbagai instansi ataupun dinas yang terkait di Kabupaten Bandung, di antaranya, Kantor Imigrasi (Kanim), Bakesbangpol, BIN, Disdukcapil, Kodim0624, Polresta Bandung, Bais TNI, Disnaker, Kejari, Disdik, Disparbud, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan Dinkes. 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas1 TPI Bandung, Arief Hazairin Satoto mengatakan, kegiatan ini merupakan sosialisasi untuk penguatan Tim Pora di Kabupaten Bandung. Sekaligus membahas isu- isu terkini terkait keberadaan warga negara asing WNA di Bandung, katanya.

Menurutnya, adapun isu terkini tersebut hal tersebut, adalah akan adanya gelombang WNA dari Afghanistan. "Sehingga apabila ada informasi-informasi dari Tim Pora  bisa langsung dapat dilaporkan kepada kantor Imigrasi Bandung," paparnya.

"Bersinergi antar instansi pada wadah Tim Pora diharapkan bisa bertukar informasi data terkait  keberadaan TKA/ WNA di Kabupaten Bandung, sehingga komunikasi Tim Pora ini bisa terjalin baik," ucapnya

Arief Hazairin Satoto menambahkan, kegiatan ini juga dilakukan dalam rangka mensosialisasikan  Permenkumham Nomer 34 Tahun 2021 tentang Pemberian Visa dan Izin Tinggal  Keimigrasian dimasa Penanganan Penyebaran Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional.

Soal Permenkumham, kata dia, Tim Pora diharapkan bisa beradaptasi penerapan Permen dilapangan khususnya penanganan orang asing yang saat ini sudah bisa masuk ke Indonesian. Namun harus memenuhi syarat sesuai permenkumham yang baru. 

Namun, sejauh ini di Kota Bandung Bandara Husein Sastranegara belum dibuka. Sehingga WNA yang masuk ke Bandung masih sepi akan tetapi Tim Pora tetap waspada.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler