Sulit Capai Target APBD Rp 41,47 Triliun, Gubernur Jabar Minta Ini

Senin, 27 September 2021 19:55 WIB

Share
Gubernur Jabar Ridwan Kamil saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi di Sidang Paripurna DPRD Jabar, Senin 27 September 2021. (foto:Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengatakan, sulit mencapai pendapatan sebesar Rp 41,47 triliun di masa pandemi Covid-19 sebagaimana tertera dalam APBD Murni 2021.

Emil, panggilan akrab  untuk Ridwan Kamil mengatakan hal itu saat memberikan jawaban gubernur atas pandangan umum fraksi-fraksi di Sidang Paripurna DPRD Jabar Jl Diponegoro, Senin 27 September 2021.

Untuk itu, penyusunan APBD-P Jabar 2021, Emil merevisi APBD-P 2021 menjadi Rp 26,09 triliun. Turun 13,22 persen, atau berkurang Rp 5.48 triliun.

Dijelaskan Emil, tidak tercapainya target pendapatan tentunya bukan menjadi keinginan Pemprov Jabar. Mengingat kondisi 2021, ternyata tidak jauh berbeda dengan tahun 2020, lalu. Bahkan Pandemi Covid-19 mencapai puncaknya pada bulan Juli 2021, lalu.

“Dampak pandemi Covid-19 telah menyebabkan lesunya sendi-sendi ekonomi masayarakat, mengingkatkan penganggaran, serta besarnya biaya kesehatan, sehingga mempengaruhi ketercapaian pendapatan daerah turtama sektor pajak dearah,” terangnya.

Emil juga menjelaskan, proyeksi APBD-P 2021 ini juga mempertimbangkan realisasi semester I dan kondisi makro ekonomi yang belum secara signifikan membaik, sehingga target pendapatan disusun secara hati-hati dengan target yang rasional.

Sehubungan kondisi tersebut, Emil menjelaskan bahwa pendapatan daerah yang terdiri dari PAD sebesar Rp.19,55 triliun, pendapatan Transfer Rp.16,49 triliun dan Pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp 40,89 miliar.

"Maka secara agregat jumlahnya diproyeksikan menurun sebesar Rp.12,98 persen," jelasnya. (Aris)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler