Hati-Hati ! Kota Bandung Rawan Gempa dan Banjir,  Inilah yang Harus Diperhatikan

Selasa, 28 September 2021 08:20 WIB

Share
Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana saat membuka Seminar Kajian Bencana secara virtual, di Balai Kota Bandung, Senin 27 September 2021 (foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Wakil Walikota Bandung, Yana Mulyana menerangkan, dampak dari bencana gempa atau banjir tidak hanya akan dirasakan warga Kota Bandung, tetapi dapat berakibat lebih luas.

"Dengan begitu perlu adanya perubahan pola pikir dari penanggulangan bencana ke pengurangan risiko bencana," katanya saat membuka Seminar Kajian Bencana secara virtual, di Balai Kota Bandung, Senin 27 September 2021.

Dijelaskan Yana, hal itu perlu dilakukan karena letak geografis Kota Bandung berada di cekungan yang dikelilingi pegunungan dan di bawah patahan atau sesar Lembang.

"Jadi, Kota Bandung memiliki risiko cukup tinggi terjadinya bencana, seperti gempa bumi dan banjir," jelasnya.

Atas kondisi tersebut, menurut Yana, ada tiga hal penting yang perlu dilakukan untuk mengurangi risiko bencana. Pertama pengenalan dan pengkajian ancaman bencana. Kedua pemahaman tentang kerentanan masyarakat, dan yang ketiga menganalisis kemungkinan dampak bencana.

"Ketiga hal tersebut akan memberikan pilihan tindakan pengurangan risiko bencana dan memudahkan kita dalam membuat mekanisme penanggulangan dampak bencana," tuturnya.

Karenanya, Yana meminta para kepala perangkat daerah, camat maupun lurah untuk segera menindaklanjuti kajian risiko bencana di Kota Bandung.

"Perlu kita ingat bersama, bahwa sehebat apapun rencana selalu ada kemungkinan menemui kegagalan. Tapi tanpa rencana, itu artinya kita sedang merencanakan kegagalan," tuturnya. (Aris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler