Hati-hati ! Kesadaran Warga Kabupaten Tasikmalaya Memakai Masker Alami Penurunan

Rabu, 29 September 2021 20:33 WIB

Share
Pengendara sepeda motor di Kabupaten Tasikmalaya abaikan protokol kesehatan dengan tidak memakai masker saat berkendaraan. (foto:Ist)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Plt. Sekertaris Dinas Kesehatan dan Pengendalian Kabupaten Tasikmalaya, Atang Sumardi meminta masyarakat untuk tetap patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) terutama memakai masker dalam upaya memutus mata rantai penularan Covid-19 di Kabupaten Tasikmalaya. 

"Pandemi Covid-19 belum selesai. Jika masyarakat mengabaikan protokol kesehatan berarti masyarakat Kabupaten Tasikmalaya tidak menginginkan sehat,"tandas Atang, Rabu (29/9/2021).

Hal tersebut diungkapkan Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan dan Pengendalian Kabupaten Tasikmalaya menyusul terjadinya penurunan kesadaran warga dalam menggunakan masker di Kabupaten Tasikmalaya.

"Warga dalam menggunakan masker  terbilang sudah menurun dibandingan dua bulan sebelumnnya. Kini warga masyarakat sudah terbiasa dengan kehidupan sehari-harinya, karena sekolah sudah mulai melakukan tatap muka, para pedagang sudah mulai melakukan aktivitasnya dan objek wisata sudah mulai dibuka, jadi agak menurun dalam disiplin menggunakan masker," jelas Atang Sumardi,

Menurutnya, kesadaran warga masyarakat sudah mulai menyepelekan penerapan prokes yakni menggunakan masker, padahal menggunakan  masker sangatlah penting.

"jika memang tidak menggunakannya ini sebuah kelengahan dan kelalaian dalam penerapan  protokol kesehatan," ujar Atang Sumardi.

Olah karena itu, Menurut Atang, upaya untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,  prokes terutama menggunakan masker ini harus dipatuhi dan disiplin untuk selalu dipakai dimana pun berada apalagi berada di luar rumah.

Selain itu, tentunya Prokes yang lainnya juga seperti mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan serta membatasi mobilitas harus juga dipatuhi karena memang pandemi Covid-19 ini belum berakhir.

"Pelanggaran terhadap protokol kesehatan itu sendiri selain bisa berakibat pada diri sendiri juga membahayakan juga kepada orang lain. Tentunya bagi pemimpin di semua tingkatan harus berani menegur warga yang kedapatan melanggarn Protokol Kesehatan. Begitupun masyarakat harus saling mengingatkan satu sama lain,"pungkasnya. (herlan)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler