Abah Haji Anton Dinobatkan Jadi Anggota Dewan Kehormatan Keluarga Besar Keraton Sumedang Larang

Kamis, 30 September 2021 14:51 WIB

Share
Raja Sumedang Rd. Ikik Lukman S, di Ruang Utama Srimaganti Keraton Sumedang menobatkan Abah Haji Anton Charliyan (baju merah) sebagai anggota Dewan Kehormatan Keluarga Besar Keraton Sumedang Larang. (Foto: Ist)

SUMEDANG, POSKOTAJABAR.CO.ID -
Tokoh Budaya Tatar Sunda Jawa Barat, Irjen Pol (Purn) Dr. Anton Charliyan, dinobatkan sebagai Anggota Dewan Kehormatan Keluarga Besar Keraton Sumedang Larang, 

Pemberian Pin dan Keraton Sumedang, berlangsung saat Abah Haji Anton --panggilan untuk  Anton Charliyan menghadiri acara Festival Keraton Nusantara di Keraton Sumedang Larang (FKN), Rabu, 29 September 2021.

Abah Haji Anton datang bersama rombongan dari Rajawali Sukapura R. Dicky, sesepuh Adat Panjalu Abah Dede, dan Laskar Macan Ali Tasik Raya, 

Kedatangan Abah Haji Anton diterima secara langsung oleh sesepuh sekaligus Raja Sumedang, Rd. Ikik Lukman S, di Ruang Utama Srimaganti Keraton Sumedang.

Gelar kehormatan itu diberikan karena Abah Haji Anton sudah banyak membantu Keraton Sumedang Larang, seperti memberikan CCTV di ruangan – ruangan khusus. Membuat pintu besi di ruangan penyimpanan Mahkota Binokasih.

Tidak ketinggalan, Abah Haji Anton juga ikut membantu dalam pembuatan sistem sekuriti, khusus untuk benda – benda Pusaka Keraton Sumedang. 

Hadir dalam acara itu, Ketua DPD RI, La Nyala Mattaliti, yang membuka sekaligus meresmikan acaar adalah Bupati Sumedang, Ketua MAKN dari Solo. 

Selain itu, acara ini juga dihadiri 47 Raja & Sultan dari. berbagai penjuru daerah di seluruh Nusantara, Diantaranya, Raja Lampung, Raja Goa, Raja Bone, Raja Ende, Raja Solo, Keprabon Cirebon, dan lain – lain dalam keterangan persnya.

Abah Haji Anton yang juga mantan Kapolda Jabar mengucapkan terima kasih yang tidak terhingga, Sumedang Larang sudah diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah Festival Keraton Nusantara.

“Merupakan suatu kebanggan besar, Sumedang Larang sebagai salah satu keraton peninggalan masa lalu di Tatar Sunda, bisa menjadi tuan rumah acara besar tersebut, ini. Saya pun sebagai orang Sunda turut merasa bangga, walaupun dilaksanakan dalam situasi pandemi, tapi tidak mengurangi kekhidmatan dan kemeriahan acara," ungkapnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler