Di Jabar Ada Lima Kabupaten yang Masuk Prioritas Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Inilah Daerahnya 

Kamis, 30 September 2021 09:02 WIB

Share
Wapres Ma'ruf Amin usai rapat koordinasi penanganan kemiskinan ekstrem di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu, 29 September 2021. (foto: ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin mengatakan, saat ini masih ada tujuh provinsi yang menjadi fokus penanganan kemiskinan ekstrem dari pemerintah pusat, terdiri dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTT, Maluku, Papua dan Papua barat. Targetnya tuntas nol persen pada 2024.

"Kemiskinan kita sekarang ini menurut data BPS 27 juta lebih, tapi yang kita kategorikan ekstrem itu sekitar 10 juta lebih," katanya usai rapat koordinasi penanganan kemiskinan ekstrim di Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu, 29 September 2021.

Saat rapat, Wapres didampingi Mendagri Tito Karnavian, Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum, berserta lima bupati dari lima kabupaten di Jabar.

Di Jawa Barat terdapat lima kabupaten yang masuk ke dalam prioritas penanganan kemiskinan ekstrem. Lima kabupaten itu, yakni Kabupaten Cianjur, Karawang, Bandung, Kuningan dan Indramayu. 

Total terdapat 460.327 penduduk jiwa dengan total rumah tangga miskin ekstrem sebanyak 107.560 rumah tangga.

Wapres melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari rangkaian kunjungan ke tujuh provinsi prioritas penanggulangan kemiskinan ekstrem 2021. 

"Untuk itu pemerintah menargetkan (pengentasan) yang ekstrem ini harus mencapai nol persen di akhir 2024, karena itu kita sekarang berusaha mempercepat penyelesaian ini," lanjutnya.

Dijelaskan Wapres, ada dua upaya yang dilakukan pemerintah untuk menanggulangi kemiskinan ekstrem tersebut, yakni perlindungan sosial dan pemberdayaan.

"Ini yang kita lakukan hari ini, mencoba rapat koordinasi dengan Jabar bersama lima kabupaten untuk sinkronisasi hal yang harus diselesaikan terutama secara tepat sasaran, harmonisasi data," katanya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler