Wapres Apresiasi Warga Pajajaran Kota Bandung yang Miliki Kawasan Urban Farming

Kamis, 30 September 2021 06:48 WIB

Share
Wapres Ma'ruf Amin mengunjungi kawasan Agrowisata Urban Farming, di Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Rabu, 29 September 2021. (foto:ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Wapres Ma'ruf Amin mengunjungi kawasan Agrowisata Urban Farming, di Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, Rabu, 29 September 2021. Wapres mengapresiasi inisiatif masyarakat di dalam memanfaatkan kawasan sekitar pemukiman menjadi lahan perkebunan.

“Saya mengapresiasi kegiatan ini, adanya pemanfaatan lahan melalui urban farming tentu sangat baik sekali, khususnya bagi masyarakat Cicendo,” katanya.

Wapres mengelilingi kawasan urban farming dengan didampingi oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Walikota Bandung Oded M. Danial, Lurah Pajajaran Paridin, dan Camat Cicendo Fajar Kurniawan.

Kawasan Agrowisata Urban Farming merupakan lahan perkebunan yang dibangun di atas Sungai Cipedes. Lahan ini merupakan kawasan perkebunan kecil yang dikelola oleh warga RW 03 dan RW 04, diinisiasi oleh Iwan, warga RW 04 Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung.

Urban farming dapat didefinisikan sebagai sistem tani dan pemanfaatan lahan sempit di tengah kota. Ragam jenis tanaman yang dikelola Agrowisata Urban Farming ini yaitu sayuran, buah, dan tanaman hias yang tertata apik di atas sungai yang berada di tengah pemukiman warga.

Adapun tujuan dari pemanfaatan lahan ini yaitu sebagai upaya warga untuk dapat memanfaatkan lahan kosong agar dapat lebih berguna serta dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui panen yang dihasilkan.

Menutup kunjungannya, Wapres berharap agar kegiatan positif ini dapat terus dilanjutkan sehingga manfaatnya dapat terus dirasakan dan menyejahterakan masyarakat sekitar.

“Semoga dapat bermanfaat bagi masyarakat dan terus dilanjutkan,” pungkasnya. 

Sementara itu, Lurah Pajajaran, Paridin, mengatakan ,warga Kelurahan Pajajaran Kecamatan Cicendo tidak memiliki lahan untuk dapat dibudidayakan, mengingat lingkungan pemukiman mereka sudah cukup padat. Oleh sebab itu, dibuatlah pekarangan buatan, yang bisa dimanfaatkan oleh warga.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler