Bantu IKM Terdampak Pandemi Covid-19, Ini yang Dilakukan Pemprov Jabar

Jumat, 1 Oktober 2021 16:24 WIB

Share
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat Arifin Soedjayana. Pemprov Jabar membangun Material Center untuk membantu para pelaku industri kecil menengah (IKM) yang terdampak pandemi COVID-19. Material Center untuk bahan baku tekstik ada di Bandung dan Majalengka. (foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Pemprov Jabar membangun Material Center untuk membantu para pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) yang terdampak pandemi Covid-19. Material Center untuk bahan baku tekstil ada di Bandung dan Majalengka.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Barat, Arifin Soedjayana mengatakan, dalam rangka pemulihan ekonomi, Komite Pemulihan Ekonomi Daerah (KPED) bekerjasama dengan divisi manufaktur terkait Material Center.

"Material Center ini adalah salah satu program dari Kementerian Perindustrian agar IKM yang terkena dampak, tidak punya modal, kemudian susah untuk mendapatkan bahan baku akhirnya bermitra dengan pengusaha besar untuk membuat Material Center yang sudah berjalan khusus tekstil dan produk tekstil," katanya usai menghadiri acara West Java Industrial Meeting (WJIM) di Savoy Homann, Jalan Asia Afrika, Kamis 30 September 2021.

Material Center ini ada di Bandung dan Majalengka yang menyediakan bahan baku tekstil. Ke depan, Arifin menyebut bakal ada Material Center khusus otomotif.

"Ke depan kita akan bangun material centre untuk otomotif. Targetnya Desember 2021," ucapnya.

Arifin juga menyebut akan bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja untuk menyerap tenaga kerja yang kehilangan pekerjaannya akibat pandemi Covid-19.

"Kita akan berkoordinasi juga dengan Dinas Tenaga Kerja khususnya untuk para tenaga kerja yang selama pandemi mereka dirumahkan kemudian tidak bisa bekerja kita arahkan jadi pengusaha mandiri," katanya.

Kepala Kantor Bank Indonesia Jawa Barat, Herawanto menambahkan kehadiran Material Center ini memberikan kemudahan akses bahan baku bagi pengusaha kecil.

"Material Center memberikan kemudahan akses bahan baku dan efisiensi jalur distribusi antara industri besar dengan IKM untuk sektor industri tekstil," ujarnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler