Risiko Bencana Dapat Diminimalisir, Pemkot Bandung Lakukan Langkah Ini

Jumat, 1 Oktober 2021 18:49 WIB

Share
Walikota Bandung Oded M Danial saat pelantikan pengurus FPRB periode 2021-2024 di Pendopo Kota Bandung, Jumat 1 Oktober 2021. Pemkot Bandung gandeng komunitas relawan dan para pakar yang tergabung di Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) untuk mengedukasi masyarakat. Yakni perihal mitigasi kebencanaan. (foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Pemkot Bandung gandeng komunitas relawan dan para pakar yang tergabung di Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) untuk mengedukasi masyarakat perihal mitigasi kebencanaan.

Pemkot Bandung Lakukan Langkah Ini berharap, kehadiran FPRB mampu memperluas jangkauan Pemkot Bandung dalam edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat. Sehingga kesadaran masyarakat terhadap potensi kebencanaan bisa semakin terbuka.

"Tentu saya berharap ketika forum sudah dikukuhkan, mereka menjadi mitra kerja dengan Pemkot Bandung dalam urusan bencana. Bisa membantu memitigasi bencana, dalam konteks pencegahaannya," kata Walikota Bandung Oded M Danial usai pelantikan pengurus FPRB periode 2021-2024, di Pendopo Kota Bandung, Jumat 1 Oktober 2021.

Oded menuturkan, setiap potensi bencana bisa datang secara tiba-tiba. Namun risiko dampak yang lebih besar dapat diminimalisir apabila masyarakat sudah paham terhadap langkah penanganannya.

"Kita harus mengoptimalkan edukasi kepada masyarakat. Agar masyarakat bisa siap siaga menghadapi bencana. Itu yang dikedepankan," ujarnya.

Walikota Oded juga berharap, FPRB bisa berperan aktif bekerja sama dengan Pemkot Bandung melalui Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) untuk senantiasa terjun ke tengah-tengah masyarakat.

"Tugas pokok fungsi forum ini di antaranya memberi pelatihan-pelatihan kepada masyarakat," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua FPRB, Trio Meirdiano menyatakan, langkah edukasi mitigasi bencana sangat penting untuk mengurangi dampak. Sehingga FPRB ini mewadahi banyak Sumber Daya Manusia (SDM) dari berbagai disiplin keahlian.

"Jadi FPRB tergabung di beberapa komunitas. Saat musyawarah pertama pada 22 September lalu, ada 35 komunitas dari segala unsur. Kita bermain di segala instrumen, mengingat mengurangi risiko ini sangat penting," ucap Trio.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler