Innalillahi ! Miras Oplosan Rengut Empat Nyawa Remaja di Tasikmalaya, Ini Kronologisnya

Selasa, 5 Oktober 2021 14:03 WIB

Share
Empat orang warga Kecamatan Cigalontang, Kabupaten Tasikmalaya meninggal dunia setelah menenggak minuman keras oplosan, Sabut (02/10/2021). Beberapa korban ada yang dirawat di IGD RSUD SMC. (foto:kris)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

Empat orang warga Kecamatan Cigalontang Kabupaten Tasikmalaya meninggal dunia setelah menenggak minuman keras (Miras) oplosan, Sabtu (2/10/2021) malam.

Dua warga meningggal dunia di rumahnya bernama Dani (22) dan Abdul AM (16)  Senin (4/10/2021) dan dua lainnya yakni Pipin (25) dan Fahmi (22) saat mendapatkan perawatan intensif di RSUD Singaparna Medika Citrautama (SMC), Selasa (5/10/2021)

Kasat Narkoba Polres Tasikmalaya,  AKP Dedih Praja mengatakan, ada lima orang yang dirawat di IGD RSUD SMC Kabupaten Tasikmalaya, kelima orang tersebut, Pipin (25) dan Fahmi (22), Erwin (30) Andri (25), dan JI(18).

"Dua meninggal dunia tadi pagi, atas nama Pipin dan Fahmi. Dua lagi meninggal kemarin dirumahnya dan Tiga lagi lainnya masih dirawat," ucap Dedih, Selasa (5/10/2021).

Kata Dedih,dugaan sementara, korban yang meninggal dunia akibat overdosis Miras oplosan yang terdiri dari alkohol 92% dan minuman berenergi. Bahkan, menurut informasi di lapangan, sebelum meminum minuman keras, mereka mengonsumsi obat Samcodin.

"Informasinya yang meninggal dunia ini akibat menenggak alkohol murni atau miras oplosan dicampur dengan berenergi . Alkohol murni itu buat luka, bukan untuk dikonsumsi, kebayang efeknya buruk ke tubuh," jelas Dedih.

Pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak Satreskrim guna melakukan penyelidikan dan  mengungkap asal muasal alkohol dan obat yang dibeli.

"Kita cari tahu dari mana Miras oplosan atau alkohol tersebut sumbernya dan siapa pertama yang mengajaknya dan dimana mereka melakukan pesta mirasnya" ungkap Dedih.

Sementara itu, warga setempat Pipit mengatakan, pada malam minggu sekitar pukul 20.00 WIB, banyak remaja berkumpul kurang lebih 10 orang diduga mengonsumsi obat terlarang  dan alkohol 92% serta dicampur minuman suplemen.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler