Selain Covid-19, Dalam Musim Pancaroba Warga Cimahi Harus Waspada Penyakit Ini

Selasa, 5 Oktober 2021 19:56 WIB

Share
Petugas sedang melakukannya Fogging sebagai upaya untuk memberantas nyamuk penyebab DBD di Kota Cimahi. (foto:Ist).

"Bukan cuma rumah, tapi juga di halaman sekitar rumah. Soalnya saat ini kalau bukan kita sendiri (melakukan PSN), enggak akan ada yang meriksa. Jadi periksa jentik di rumah sendiri," imbuh Eka.

Selain itu, Dinas Kesehatan Kota Cimahi juga sudah membagikan larvasida lewat Puskesmas yang ada di Kota Cimahi. Larvasida adalah zat yang dapat digunakan untuk membunuh larva nyamuk. 

"Larvasida yang dibagikan sudah dari pertengahan awal tahun. Tapi belum ada laporan kekurangan dari Puskesmas sampai saat ini," jelasnya.

Larvasida sudah diberikan pada Puskesmas, jadi tinggal dibagikan.Kasusnya sendiri tidak terlalu meningkat, hanya ada 79 catatan terkahirnya. Tadinya  mau dibikin surat edaran dari kadis untuk Puskesmas untuk peningkatan kewaspadaan dan penyuluhan dan promosi kesahatan di wilayah kerja masing masing.

"Tapi sekarang belum kita buat, karena biasanya ada juga dari pusat yaitu dari Kemenkes turun ke dinkes jabar. Jadi kita menunggu turun surat edaran itu agar tidak double bikinnya. Kita tunggu sampai akhir bulan September, jika tidak turun makan awal oktober kita buatkan,"katanya.

Musim parlaihan kemarau ke hujan atau sebaliknya biasanya lebih banyak nyamuk dan kasus DBD meningkat dibanding musim kemarau panjang.

Larvasida yang dibagikan sudah dari pertengahan awal tahun, tapi jumlahnya lupa. Tapi belum ada laporan kekurangan dari Puskesmas sampai saat ini.(Bagdja)

Halaman
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler