Plt Walikota Cimahi: Tidak Pakai Masker tak Boleh Ikut Kegiatan

Rabu, 6 Oktober 2021 18:17 WIB

Share
Plt Walikota Cimahi, Ngatiyana menegaskan dalam setiap kegiatan pemerintahan Kota Cimahi, baik rapat kerja, atau rapat-rapat lainnya secara offline maupun online pesertanya harus disiplin memakai masker dan mencuci tangan terlebih dahulu.(foto:Ist)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Plt Walikota Cimahi, Ngatiyana menegaskan dalam setiap kegiatan pemerintahan Kota Cimahi, baik rapat kerja, atau rapat-rapat lainnya secara offline maupun online  pesertanya harus disiplin memakai masker dan mencuci tangan terlebih dahulu.

"Bila ada yang tidak pakai masker atau melanggar prokes, kami tegas orang tersebut tidak boleh mengikuti acara, hal ini diterapkan untuk memperkecil atau meniadakan Covid di Kota Cimahi ini," kata Ngatiyana, Selasa (05/10/2021).

Dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang cukup ketat  di Pemerintahan Kota Cimahi, kata Ngatiyana, terutama dalam pelaksanaan prokes  5 M  yaitu Memakai Masker, Mencuci tangan memakai sabun, Menghindari  kerumunan, Menjaga jarak, dan Mengurangi mobilitas, hasilnya cukup memuaskan.

"Warga Kota Cimahi yang terpapar Covid-19 sangat menurun secara drastis," katanya.

Oleh karena itu, melihat hal tersebut, diminta kepada masyarakat untuk tetap waspada karena pandemi ini belum selesai dan selalu disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan 5 M tersebut.

"Dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) yang cukup ketat, ternyata hasilnya cukup memuaskan yang terpapar Covid-19 di Kota Cimahi sangat menurun drastis," ujar Ngatiyana.

Menurut Ngatiyana, Cimahi saat ini sudah bukan zona merah lagi. Sampai tanggal hari ini, 5 Oktober yang terpapar hanya 15 orang, 14 orang dalam isolasi mandiri dan satu orang dirawat di rumah sakit.

Berdasarkan rekap pertanggal 4 Oktober 2021 saat ini se kota Cimahi 15 orang warga yang terpapar Covid-19 itu berasal dari Kelurahan Cibabat jumlah positif aktif Covid-19 ada 3 orang. Kelurahan Pasirkaliki ada 1 orang. Kelurahan Padasuka ada 1 orang. Kelurahan Setiamah ada 1 orang. Kelurahan Cigugur Tengah  ada 3 orang. Kelurahan Utama ada 2 orang. Kelurahan Leuwigajah ada 2 orang. Kelurahan Melong ada 2 Orang. 

"14 orang dalam isolasi mandiri dan satu orang dirawat di rumah sakit," tandasnya lagi. (herlan)
 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler