10 Tahun Konsumen PNC Menanti Uang Kembali, Inilah Solusi Plt Walikota Cimahi

Kamis, 7 Oktober 2021 09:30 WIB

Share
Sekjen Appetra Jawa Barat Muslim Arif didampingi Ketua Appetra Kota Cimahi Agus Rudiyanto 10 tahun konsumen pedagang PNC Menanti kepastian uangnya kembali. (foto :Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Terkait Pusat Niaga Cimahi (PNC) di Cibeureum yang merugikan konsumen pedagang yang tergabung dalam Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional Jawa Barat (Appetera) membayar uang muka dari 117 pedagang sejumlah  Rp 3,4 Miliar kepada developer PT Pilbers yang dipimpin oleh Sopar Simanjuntak diduga kabur membawa uang konsumen tersebut.

Karena terkait kerjasama Perusahaan Daerah (Perusda) Jati Mandiri tahun 2012 direkturnya H Usman Rachman bekerjasama dengan PT Fiber direkturnya Sopar Simanjuntak untuk pembangunan Pusat Niaga Cimahi (PNC) yang berlokasi di daerah Cibeureum Kecamatan Cimahi Selatan.

Pada saat itu pembangunan dalam taraf pancang tiang, pihak dari PT Pilbers telah merekrut konsumen pedagang PNC sebanyak 117 pedagang yang sudah membayar uang muka keseluruhannya sebesar Rp 3,4 Miliar.

Tapi proyek tersebut terbengkalai, akibatnya konsumen pedagang dirugikan oleh PT Pilbers, bahkan pihak dari Perusda Jati Mandiri pun pihaknya tertipu oleh Sopar dengan memberikan cek kosong kepada Direktur Jati Mandiri Usman Rachman sebesar Rp 25 juta.

Hal itu rencananya akan dijembatani oleh pihak dewan dari Komisi II dan Pemerintahan Kota Cimahi dengan mencari solusinya agar uang konsumen pedagang dapat dikembalikannya.

Plt Walikota Cimahi Ngatiyana usai pertemuan dengan  Appetera dan DPRD Komisi II, di Ruang Rapat Walikota Cimahi Pemkot Cimahi  akan membantu menyelesaikan masalah konsumen pedagang PNC dapat dikembalikan. Rabu (6/10/2021)

"Saya barusan telah beraudensi dengan rekan-rekan dari Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional, dengan keluhan-keluhan yang dialami oleh mereka, ternyata bapak-bapak dari pedagang itu semuanya yang jelas mereka merasa dirugikan, karena mereka telah mengeluarkan anggaran dengan harapan mereka bisa membuka pasar di tanah atau lahan Cibeureum," jelasnya.

Dengan terbengkalai proyek PNC tersebut, Ngatiyana berjanji bahwa selaku pemerintah akan  memperjuangkan bagaimana mencari solusinya yang terbaik kepada saudara-saudara kita yang telah menyerahkan uang kepada saudara Sopa.

Karena ,kata Ngatiyana, bahwa pedagang yang dirugikan sebagai masyarakat Cimahi, pihaknya akan berupaya bersama dewan untuk mencari saudara Sopar bagaimana tanggung jawabnya kepada konsumen..

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler