Kebakaran di Ciamis Diduga Berasal dari Kompor Minyak Tanah, Ini Pengakuan Sony Pemilik Toko 

Jumat, 8 Oktober 2021 09:06 WIB

Share
Pemilik toko tembakau, Sony saat ditemui di Lokasi Kebakaran. kebakaran diduga bermula dari toko tembakau miliknya pukul 16.00 WIB. Karena pada saat itu saya sempat bertanya kepada sepupu yang katanya dari kompor minyak tanah dan lupa mematikan. (foto:Kris)

CIAMIS, POSKOTAJABAR.CO.ID

Kebakaran terjadi di kawasan kompleks pertokoan di wilayah pusat kota Kabupaten Ciamis, Jalan RE Martadinata, Kecamatan Ciamis pada, Rabu (6/10/2021). Akibat kebakaran itu terdapat dua orang korban meninggal dunia yakni Kakak Ipar Yusup dan Andri

Penyebab kebakaran di pusat pertokoan Ciamis hingga kini masih dalam penyelidikan petugas kepolisian. Dalam kebakaran hebat tersebut menelan korban jiwa dan luka-luka.

Pemilik toko yang terbakar, Sony (53)  mengatakan, kebakaran diduga bermula dari toko tembakau miliknya pada sekitar pukul 16.00 WIB.

"Pada saat itu saya sempat bertanya kepada sepupu yang katanya dari kompor minyak tanah dan lupa mematikan," ujar Sony, Jumat (8/10/2021).

Menurut dia, ketika kejadian terdapat tiga orang yang terdapat di dalam toko, salah satunya kakak ipar yang sedang sakit yakni  Yusuf dan Andri yang sedang menemaninya.

"Di duga atap rumah ambruk keduanya tidak bisa menyelamatkan diri karena sedang sakit," kata dia.

Berdasarkan pantauan POSKOTAJABAR.CO.ID petugas dari kepolisian Polres Ciamis masih melakukan penyelidikan tiga toko yang terbakar yang menelan dua orang Pemilik toko dan dua luka-luka salah satunya petugas pemadam kebakaran yang berupaya menyelamatkan seorang perempuan di dalam toko hingga petugas dan perempuan terkapar di luar toko, akibat kelelahan menghirup asap dari dalam ruangan dan keduanya dilarikan Ke RSUD Ciamis menggunakan ambulans.

Kapolres Ciamis AKBP, Wahyu Broto Narsono Adhi mengatakan, saat ini petugas kami masih melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran tiga pertokoan tersebut dengan menurunkan tim Inafis untuk cek langsung ke tempat kejadian perkara (TKP).

"Kita belum bisa menyimpulkan, karena masih dalam penyelidikan dari asal muasal api berasal dan petugas kami akan berupaya semaksimal mungkin," singkatnya. (Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler