Pemkot Cimahi Berikan Perhatian dan Pembinaan Anak Jalanan, Inilah yang Dilakukannya 

Sabtu, 9 Oktober 2021 07:52 WIB

Share
Berdasarkan data Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Cimahi, jumlah anak jalanan di Kota Cimahi mencapai sekitar 25 orang. (foto:Ist)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi  berrikan perhatian dan pembinaan kepada keberadaan anak jalanan di Kota Cimahi. Berdasarkan data Dinas Sosial Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DinsosP2KBP3A) Kota Cimahi, jumlah anak jalanan di Kota Cimahi mencapai sekitar 25 orang.

Kepala Seksi Rehabilitasi Sosial pada DinsosP2KBP3A Kota Cimahi, Lilis Pujawati mengatakan, ada 25 anak jalanan yang terdata di pihaknya. Mereka terus mendapatkan pembinaan termasuk pendidikan.

"Jadi kita mengadakan pembelajaran kepada mereka. Kita terus lakukan pembinaan seperti itu karena mereka juga harus mendapat akses pendidikan," kata Lilis, Jumat (8/10/2021).

Sebetulnya, kata dia, pembinaan terhadap anak jalanan rutin dilakukan pihaknya. Namun dalam tiga bulan terkahir terpaksa dihentikan sementara lantaran munculnya kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat-Level 4.

"Sekarang kita mulai lagi pembinannya. Biasanya kita di Taman Kartini, sekarang kita geser dulu di Sekber," ujarnya.

Dikatakan Lilis, selain mendapat akses pembelajaran, pihaknya juga terus memotivasi para anak jalanan agar tidak terus hidup di jalanan. Sebab tak elok rasanya melihat usia anak sudah dihabiskan di jalanan.

"Harapannya biar  mereka termotivasi untuk pembelajaran, terus kita memotivasi dia untuk tidak hidup di jalanan," sebut Lilis.

Pihaknya juga menyoroti anak-anak yang dilibatkan untuk menjadi pengemis. Seperti halnya pengen  yang menggunakan kostum boneka yang biasa terlihat di sejumlah ruas jalan di Kota Cimahi.

Menurut Lilis, mengajak anaknya untuk ikut mengais rezeki dengan cara seperti itu sama saja seperti mengeksploitasi anak. Pihaknya pun sudah memberikan pemahaman kepada para orang tuanya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler