Sampah Kota Cimahi Bisa Berkurang 30 persen, Inilah Cara yang Dilakukan DLH

Sabtu, 9 Oktober 2021 20:21 WIB

Share
Budidaya Maggot mampu mengurangi sampah Kota Cimahi sebesar 30 persen. (foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Budidaya Maggot atau larva lalat Black Soldier Fly (BSF) mampu untuk mengurangi timbulan sampah hingga 30 persen dari total timbulan sampah di Kota Cimahi yang mencapai sekitar 270 ton per harinya. 

Budi daya Maggot itulah yang saat ini sedang digalakan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi, 

"Target pengurangan sekitar 30 persen dari timbulan sampah di program strategi daerah tahun 2025," kata Kepala DLH Kota Cimahi, Lilik Setyaningsih, Jumat (8/10/2021).

Dikatakan Lilik, budidaya sampah tersebut sangat bermanfaat untuk pengelolaan sampah, dan bisa mengurangi beban biaya pembuangan sampah dari Kota Cimahi ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang cukup besar setiap tahunnya.

Beban biaya pembuangan sampah dari Kota Cimahi ke TPA Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat mencapai Rp 16 miliar per tahun dari total 220 ton sampah yang dibuang setiap harinya. Sementara beban biayanya akan meningkat jika pembuangan sampah sudah dialihkan ke TPPAS Legok Nangka, Kabupaten Bandung.

Berdasarkan hasil estimasi, biaya pembuangan sampah ke TPPAS Legok Nangka mencapai Rp 23 miliar lebih setiap tahunnya. Estimasi pengeluaran biaya pengangkutan sampah dari Kota Cimahi itu hanya untuk Kompensasi Jasa Pelayanan (KJP) dan Kompensasi Dampak Negatif (KDN). 

Jika ke TPA Sarimukti, terang Lilik, biaya pelayanan yang meliputi pengangkutan, KJP dan KDN hanya Rp 198.255 per ton. Sedangkan bila ke TPPAS dengan item serupa mencapai Rp. 423.168 per ton.

"Estimasi biaya ke Legok Nangka itu sudah dihitung dengan subsidi dari Pemprov Jabar. Kalau gak disubsidi bakal lebih besar lagi biayanya," ungkap Lilik.

Dengan biaya besar tersebut, maka pihaknya akan terus mendorong budidaya maggot untuk mengurangi beban sampah yang dibuang ke TPA. Seperti yang sudah dijalankan warga Kompleks Puri Cipageran, RT 04/18, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler