Gubernur Jabar akan Ikut Safari Investasi ke Abu Dhabi, Ini yang akan Ditawarkan Ridwan Kamil

Minggu, 10 Oktober 2021 06:42 WIB

Share
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan Menteri BUMN Erick Thohir serta Dirut PT PP dan PT Angkasa Pura di Gedung Pakuan Bandung, Sabtu, 9 Oktober 2021.(foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTA.CO.ID

Dua kawasan industri di Metropolitan Rebana akan ditawarkan kepada investor Timur Tengah. Selama ini investor dari Jazirah Arab  yang menamankan modal asingnya  di Jabar jumlahnya terbilang sedikit. Mayoritas Asia Timur.

Ini terungkap usai pertemuan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan Menteri BUMN Erick Thohir serta Dirut PT PP dan PT Angkasa Pura di Gedung Pakuan Bandung, Sabtu, 9 Oktober 2021.

Emil, sapaan untuk Ridwan Kamil mengatakan, pertemuan tersebut membahas sejumlah rencana penguatan investasi di Jabar. Adapun dua kawasan industri Rebana yang akan ditawarkan ke investor Timur Tengah seperti, pengembangan aerocity di Majalengka dan investasi di bekas tanah PT RNI di Subang.

"Mayoritas di Rebana yaitu di Subang di lahan bekas PT RNI dan di aerocity akan kita sosialisasikan di Timur Tengah," ungkap Kang Emil.

Promosi dua kawasan Rebana tersebut masuk dalam agenda Pemerintah Pusat yaitu safari investasi yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat.

"Kebetulan Pemerintah Pusat berencana akan safari investasi di Abu Dhabi, di mana salah satu agendanya adalah mempromosikan investasi di kawasan Rebana ," kata Kang Emil.

Dalam safari investasi ke Timur Tengah tersebut, Emil rencananya akan turut hadir bersama Erick Thohir karena ada keterkaitan dengan perusahaan milik BUMN.

"Kemungkinan saya juga ikut dan Pak Erick karena ada keterkaitan dengan BUMN," ucap Kang Emil.

Menurutnya, selama ini investor dari Timur Tengah jumlahnya terbilang sedikit yang menamankan modal aisngnya di Jabar. Mayoritas investasi asing di Jabar berasal dari kawasan Asia Timur seperti Jepang, Korea, Tiongkok dan Singapura.

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler