Kejar Target 2023 Proyek Bendungan Leuwikeris Libatkan 700 orang Pekerja

Kamis, 14 Oktober 2021 10:09 WIB

Share
Pembangunan terowongan untuk air Sungai Citanduy tampak para pekerja dan alat berat di lokasi Bendugan Leuwikeris. (Foto: Ist.)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

Program pembangunan bendungan di berbagai daerah merupakan upaya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendukung ketahanan air dan pangan di Indonesia.

Salah satu bendungan yang dibangun Direktorat Jenderal Sumber Daya Air (Ditjen SDA) adalah Bendungan Leuwikeris diperbatasan Kabupaten Tasikmalaya dan Kabupaten Ciamis. Pembangunan Bendungan Leuwikeris ditargetkan akan selesai pada  Oktober tahun 2023.

"Bendungan ini akan mengaliri Daerah Irigasi Lakbok Utara di Ciamis dan Daerah Irigasi Maganti di Cilacap seluas 11.216 hektar serta akan memasok air baku bagi kota Banjar, Kabupaten Tasikmalaya, dan Kabupaten Ciamis sebesar 845 liter per detik," ujar Kepala Balai Besar Wilayah Citanduy Bambang Hidayah. ME, Rabu (13/10/2021).

Menurut Bambang, manfaat dibangunnya Bendungan Leuwikeris ini adalah dapat mereduksi banjir periode 25 tahun sebesar 11,7 persen dari 509,7 m3 per detik menjadi 450,02 m3 per detik serta akan menghasilkan daya listrik sebesar 20 Megawatt.

Karena, Bendungan Leuwikeris merupakan salah satu bendungan tipe zonal dengan inti tegak urugan batu dengan tinggi 84,9 meter dengan memiliki volume tampungan sebesar 81,44 juta m3 dengan usia guna waduk selama 50 tahun dan dibangunnya dua buah terowongan pengelak dengan tipe tapal kuda diameter 6,25 meter dan panjang masing-masing 1079,80 meter dan 1054,80 meter dan memiliki spillway dengan tipe pelimpah samping tipe ogee (tanpa pintu) dan pelimpah pintu sorong tegak," terangnya.

"Untuk progres pembangunan Bendungan Leuwikeris sendiri, sudah mencapai 81,99% dan Bendungan ini ditargetkan akan selesai pada pertengahan tahun 2023 dengan melibatkan kurang lebih 700 orang pekerja diantaranya 60 persen pekerja lokal seputar lokasi leuwikeris.

Beberapa penyedia jasa BUMN dan Swasta ikut terlibat dalam pembangunan Bendungan Leuwikeris, diantaranya 

Pelaksana Konstruksi (Paket 1): Pembangunan Perumahan-Bahagia Bangun Nusa KSO, Pelaksana Konstruksi (Paket 2): Waskita Karya- Adhi Karya KSO Pelaksana Kosntruksi (Paket 3): Hutama Karya (Persero) Pelaksana Konstruksi (Paket 4): Waskita Karya (Persero)- Hutama Karya (Persero) - Basuki Rahmanta Putra KSO, Pelaksana Konstruksi (Paket 5): Waskita Karya-Adhi Karya KSO

"Kita juga melibatkan pengawasan oleh Konsultan Supervisi yaitu Virama Karya (Persero) Cab. Semarang KSO Caturbina Guna Persada dan Pelaksanaan Supervisi (Lanjutan) oleh KSO Virama Karya (Persero) Cab. Semarang-Sarana Bhuana Jaya-Rencana Cipta Mandiri Saat ini pekerjaan yang sedang dikerjakan adalah Bendungan Utama dan Fasilitas Umum oleh Pelaksana Konstruksi (Paket 1): Plugging Terowongan Pengelak, Hydromechanical dan Electrical Work, Pembetonan Spillway, Jembatan Cihapitan oleh Pelaksana Konstruksi (Paket 4) ; dan Terowongan (Tunnel), Intake, Saluran Inlet & Outlet, Jemb. Cikembang oleh Pelaksana Konstruksi (Paket 5)," paparnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler