Cegah Tawuran, DPRD Jabar Ingatkan Ini Kepada Disdik dan KCD 

Selasa, 26 Oktober 2021 05:46 WIB

Share
Kadisdik Jabar, Dedi Supandi.

BOGOR, POSKOTAJABAR.CO.ID

Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Asep Wahyu Wijaya meminta, pihak sekolah memperhatikan aspek psikologis siswa pada saat Pembelajaran Tatap Muka (PTM) Terbatas dimulai.

Kejadian tawuran yang terjadi di SMAN 7 Kota Bogor ini mengindikasikan bahwa Dinas Pendidikan dan KCD Wilayah II harus mengantisipasi aspek psikologis siswa diluar mengantisipasi aspek protokol kesehatan.

“Dari sini kita bisa belajar bahwa sesungguhnya pembelajaran tatap muka harus mampu mengantisipasi persoalan lain selain dari urusan Covid atau prokes, kita harus sangat memahami dan harus sangat mendalami tentang fenomena ketika siswa lama di rumah dan ketika mereka akan sekolah barangkali potensi tawuran atau perkelahian atar pelajar harus di antisipasi,” katanya saat melakukan monitoring persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) di SMAN 7 Kota Bogor, Senin, (25/1/2021).

Asep Wahyu menilai penanganan psikologis ini penting karena ada kekhawatiran ketika tatap muka digelar, dapat terjadi adanya kekerasan bullying atau perkelahian antar siswa karena pengaruh minimnya sosialisasi antar siswa.

“Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan KCD Wilayah II dapat mengantisipasi hal tersebut dapat merumuskan dan mengantisipasi persoalan psikologis siswa ini,” tutupnya. (Aris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler