Empat Tempat Hiburan Malam di Kota Bandung Disegel, Inilah Alasannya

Rabu, 27 Oktober 2021 18:35 WIB

Share
Petugas tengah memasang kertas segel di tempat hiburan malam yang baru saja dirazianya, Rabu 27 Oktober 2021. (foto:Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID
Empat Tempat Hiburan Malam Kota Bandung disegel Satgas Covid-19 dari unsur TNI, Polri dan Pemkot karena beroperasi tanpa memperhatikan Peraturan Walikota No.103/2021 tentang PPKM Level 2, Rabu 27 Oktober 2021.

Tempat hiburan malam yang dimaksud adalah Kafe dan Karaoke. Beberapa di antaranya, Beer Point Jl Djundjunan, Zoom Holidai Inn Jl Pasteur, dan Four Play Jl Cilaki.

Petugas sempat melakukan aksi panjat pagar, karena tempat hiburan malam itu beroperasi sembunyi-sembunyi. Lampu depannya dimatikan.

Razia dimulai Selasa 26 Oktober 2021 pukul 20 WIB --diawali dengan melakukan woro-woro di beberapa sudut jalan Kota Bandung. Tujuannya mengingatkan masyarakat agar jangan berkerumun.

Setelah waktu menunjukkan pukul 22.00 WIB, puluhan personel Satgas Covid-19 Kota Bandung mulai menyasar tempat hiburan malam,

Sebelum melakukan razia di tempat hiburan malam, puluhan personel Satgas Covid-19 Kota Bandung itu terlebih dahulu berpatroli keliling kota untuk memberikan imbauan kepada masyarakat, agar tidak berkerumun.

Dalam imbauannya, petugas mengatakan, PPKM Kota Bandung memang sudah masuk Level 2, tetapi Covid-19 masih ada, oleh karenanya protokol kesehatan tetap harus dijaga.

Saat waktu menunjukkan pukul 22.00 WIB, petugas terlebih dahulu masuk ke kawasan Gazibu untuk menggiring pedagang kaki lima agar pulang. Setelah seluruh pedagang mengemasi dagangannya, petugas bergeser ke tempat lain.

Titik selanjutnya yang disasaran adalah Beer Point, tempat minum bir dengan live musik. Tempat itu, pengunjungnya sesak, lebih dari seratus orang, padahal luas arealnya tidak memungkinkan.

Ditempat itu, petugas dengan persuasif minta agar pengunjun pulang, awalnya tidak dihiraukan tetapi akhirnya patuh juga. Dengan tertip mereka keluar, tentu setelah menyelesaikan tagihannya.

Sebelum meninggalkan Beer Point, petugas terlebih dahulu menyegel tempat minum-minum bir itu. Dengan meminta pengelolanya untuk datang ke Kantor Satgas Covid-19 28 Oktober 2021 untuk dimintai keterangan.

Kasi Penindakan Satpol PP Kota Bandung yang juga Satgas Covid-19 Mujahid mengatakan kegiatan ini merupakan penanganan penyebaran Covid Kota Bandung.

Tujuannya, jelas Mujahid, untuk mengingatkan kembali kepada warga masyarakat bahwa masa pandemi masih ada, walaupun Kota Bandung saat ini, sudah di level 2 .

"Kita melakukan pembubaran dibeberapa kerumunan warga masyarakat yaitu di  Jalan Dipatiukur,  selain itu juga melakukan langkah segel terhadap 4 titik tempat hiburan malam," katanya.

Menurut Mujahid, kafe saat ini sudah harus menyediakan barcode peduli lindungi, yang tidak mematuhinya dilakukan penahanan identitas penanggung jawabnya.

Mujahid menerangkan, tempat hiburan memang sudah diperbolehkan beroperasi, tetapi masih ada pembatasan waktunya, hanya sampai jam 21 malam.

"Memang, masih banyaknya pelanggaran yang dilakukan di tempat hiburan malam. Terutama fasilitas yang disediakan hanya sebagai simbol tidak dilakukan tidak dipergunakan betul-betul oleh pihak manajemen rumah makan  karoke atau cafe," pungkasnya.(Aris)
FOTO

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler