Gubernur Jabar Lantik Akhmad Marzuki Jadi Wabup Sekaligus Plt Bupati Bekasi,

Kamis, 28 Oktober 2021 07:18 WIB

Share
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melantik Akhmad Marzuki sebagai Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan tahun 2017-2022 sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi di Aula Barat Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu 27 Oktober 2021. (foto:aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil melantik Akhmad Marzuki sebagai Wakil Bupati Bekasi sisa masa jabatan tahun 2017-2022 sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Gedung Sate Jl Diponegoro, Kota Bandung, Rabu, 27 Oktober 2021.

Pelantikan dihadiri undangan terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan ketat. Seluruh tamu undangan yang hadir diwajibkan melakukan scan QR Code melalui aplikasi PeduliLindungi agar bisa masuk ke area pelantikan.

Pelantikan Akhmad Marzuki tersebut untuk menindaklanjuti surat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tertanggal 21 Oktober 2021 yang memerintahkan Gubernur selaku perwakilan pemerintah pusat untuk melaksanakan pelantikan Wakil Bupati Bekasi dalam rangka mengisi jabatan bupati yang kosong.

"Setelah ini, posisi Akhmad Marzuki sekaligus plt bupati. Artinya, dalam jabatan plt sudah boleh mengambil keputusan dalam judul jabatan plt," ujar Ridwan Kamil.

Diketahui, Kabupaten Bekasi sebelumya dipimpin Penjabat (Pj) Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang juga Kepala Pelaksana Harian BPBD Provinsi Jabar yang ditunjuk Ridwan Kamil.

Gubernur yang akrab disapa Emil ini menilai, kepemimpinan Dani Ramdan selama tiga bulan sudah baik, termasuk dalam mengendalikan Covid-19.

Namun, sesuai garis kebijakan pemerintah pusat, kata Emil, jabatan bupati akan diisi plt yang kebetulan Wakil Bupati.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Pj Bupati Bekasi, Dani Ramdan yang bekerja sangat baik selama tiga bulan khususnya pengendalian Covid-19,” katanya.

Setelah pelantikan, lanjut Emil, sesuai instruksi Mendagri Tito Karnavian, DPRD Kabupaten Bekasi diharapkan segera mengusulkan wakil bupati definitif dengan menyelenggarakan rapat paripurna.

Dalam amanatnya, Emil menitipkan tiga pesan khusus kepada Akhmad Marzuki, yakni senantiasa menjaga integritas, melayani rakyat dengan sepenuh hati, dan menjadi pemimpin profesional.

"Jaga integritas karena banyak sekali kepala daerah berguguran (karena kasus korupsi). Pemimpin sejatinya dirindukan rakyat, maka rajinlah turun melayani. Bisa dengan formal maupun informal. Kehadiran fisik dan batin bapak akan menaikan semangat rakyat," katanya.


Kemudian, terus belajar menjadi pemimpin profesional. Emil menyatakan, Pemprov Jabar selalu membuka pintu lebar-lebar untuk Bekasi dalam rangka inovasi dan birokrasi.

Walaupun masa jabatan Akhmad Marzuki tidak akan berlangsung lama, Emil berharap, program kerja 100 hari pertama dapat menghasilkan karya yang berdampak kebaikan kepada warga Bekasi.

"Saya berharap program 100 harinya dan saya mengingatkan akan pentingnya karya walau waktunya tidak sepanjang yang diharapkan," katanya.

Terakhir, Emil pun berpesan agar Akhmad Marzuki bertindak sebagai panglima dalam penanggulangan pandemi Covid-19 di Kabupaten Bekasi. (Aris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler