Gedung Pemuda Graha Pancasila Sakti Sangkuriang Hak bagi Pemuda Harus Dipertahankan

Jumat, 29 Oktober 2021 06:14 WIB

Share
Korp KNPI Kota Cimahi bersama Pengurus KNPI Kota Cimahi yang baru akan tetap menuntut haknya Gedung Pemuda Graha Pancasila Sakti yang dihibahkan ke pemuda. (foto :Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID
Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-93, Korp Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cimahi menggelar silaturahmi, di Gedung Pendopo DPRD Kota Cimahi,  Kamis (28/10/2021)..

Dalam acara silaturahmi tersebut dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, Korp KNPI dan Pengurus KNPI membahas masalah anggaran bantuan hibah untuk KNPI di tahun anggaran 2022 sebesar Rp 350 juta dan menuntut hak KNPI terkait Gedung Pemuda Graha Pancasila Sakti yang  berdiri Tahun 1981 sekarang beralih fungsi menjadi Gedung Olahraga (GOR) Sangkuriang yang rencananya akan direhab oleh Pemerintahan Kota Cimahi.

"Aset yang seperti kita ketahui, di Sangkuriang itu ada bangunan gedung prasastinya yang ditanda tangani oleh Menteri Dalam Negeri Pak Amir Machmud pada jaman itu, merupakan aset hibah dari Kabupaten Bandung ke Pemkot Cimahi yang namanya Gedung Pemuda Graha Pancasila Sakti, dan gedung tersebut diberikan kepada pemuda, " tutur mantan Sekretaris KNPI H Barkah Setiawan saat dikonfirmasi usai acara.

Padahal, kata Barkah, saat dia menjabat sebagai sekretaris KNPI periode pertama, sudah pernah mengirimkan surat kepada Pemerintah Kota Cimahi, zaman rezim Itoc Tochija, namun kata Barkah surat pengajuan gedung untuk pemuda KNPI ternyata masih tetap diabaikan oleh Pemkot.

"Kebetulan dihari Sumpah Pemuda, Pemuda KNPI kembali menginginkan tempat tersebut dikembalikan kepada hitohnya atau dikembalikan kepada peruntukannya, kalau untuk publik ya pemuda, bukan di isi sama yang lain-lainnya," jelas Barkah.

Karena pada saat ini, lanjut Barkah, gedung tersebut dengan stadion Sangkuriang satu paket akan ada renovasi pembangunan dari awal, "Pembangunan fasilitas untuk olahraga, sudah merupakan kewajiban Pemerintahan Kota untuk tetap menyediakan tempat bagi pemuda itu sendiri," tuturnya.

Jadi, tambah Barkah kembali,  jangan sampai, dengan adanya pembangunan, justru prasasti diperuntukkan untuk pemuda itu jadi hilang "Hal ini akan menjadi presedent yang tidak baik, andaikata hal itu dilakukan.

Harapan Barkah, karena dirinya saat ini masih ada di Korp KNPI Kota Cimahi, akan menuntut kepada pemerintah untuk tetap menyediakan fasilitas untuk pemuda, 

"Mohon maaf kami bisa bersinergis dengan siapapun, misalnya pada hari ini gedung tersebut diserahkan ke Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), untuk kedepannya kami menuntut hak kami, karena gedung tersebut asalnya juga dihibahkan untuk pemuda, bukan untuk yang lain-lain," tegas Barkah.

Memang terkait masalah tentang aset dipemerintahan Kota Cimahi, ada permasalahan yang pelik, karena aset-aset tersebut tidak tertata dan terdata dengan baik sehingga peruntukannya pun tidak jelas," terangnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler