ANJ Memprotes Gubernur Jabar Soal Pembangunan Monumen Covid-19, iniIilah Alasannya

Kamis, 4 November 2021 05:37 WIB

Share
Aliansi Nano Jabar saat audiensi dengan Komisi IV DPRD Jabar di ruang rapat Komisi IV DPRD Jabar. Ikut hadir di acara itu, wakil dari Pemprov Jabar. (foto: Aris)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Aliansi Nano Jabar (ANJ) memprotes Gubernur Ridwan Kamil, soal pembangunan monumen Covid-19, dan peresmian monumen Covid-19, yang akan sedianya akan dilakukan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) pada tanggal 10 November 2021.

Protes dilakukan belasan anggota ANJ dengan cara beraudiensi dengan Komisi IV DPRD Jabar, Rabu 3 November 2021.

Rombongan diterima Ketua Komisi IV DPRD Jabar KH Tetep Abdulatif, anggota Komisi IV DPRD Jabar H Jajang Rohana dan H Zulkifly Chaniago. 

Selain dewan, ikut hadir dalam audiensi tersebut, wakil dari Pemprov Jabar, M Sulfan Matauch dan Tribudi, keduanya dari Dinas Perumahan dan Pemukiman Provinsi Jabar (Disperkim Prov Jabar).

Ketua Presidium Aliansi Nano, Herry Mos mengatakan dari hasil audiensi ini, teman-teman aliansi jadi semakin tahu sebetulnya proses penganggarannya monumen itu tidak ada.

"Ternyata dipaksakan. Apa lagi setelah kita dapat informasi DPRD Jabar juga tidak mengetahui. Bahwa rencana peresmian pun. DPRD juga tidak mengetahui," katanya kepada wartawan usai dialog dengan wakil rakyat.

Dengan data ini, jelas Herry Mos, semakin jelas terlihat bahwa Gubernur Jabar Ridwan Kamil bermain-main, dengan jabatannya. 

"Kayak anak kecil. Bukankan program strategis itu seharusnya dibahas bersama dewan, kenapa ini tidak dilakukan," umpatnya.

Atas dasar itulah, ANJ menolak program akal-akalan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler