Geng Motor Bandung Dirazia, 18 Motor Bodong, Miras, Obat Terlarang, Airsoft Gun Disita

Senin, 8 November 2021 15:01 WIB

Share
Sejumlah remaja diamankan petugas gabungan yang melaksanakan razia geng motor di kawasan GOR Saparua dan Taman Musik, Kota Bandung. (Foto: Pendam Siliwangi


BANDUNG POSKOTAJABAR.CO.ID
Petugas gabungan TNI dan Polri kembali menggelar razia geng motor di Kota Bandung, Sabtu 6 November 2021.

Sebanyak 18 unit motor tanpa surat-surat alias bodong, minuman keras (miras), obat terlarang, dan pistol airsoft gun disita petugas dari para anggota geng motor.

“Kegiatan Patroli dan razia geng motor yang dilaksanakan petugas gabungan ini merupakan penjabaran dari perintah pimpinan (Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Agus Subiyanto)," kata Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf Arie Tri Hedhianto, Minggu 7 November 2021.

"Pangdam memerintahkan agar aparat penegak hukum bersinergi untuk meyakinkan masyarakat dapat menjamin keamanan dan kenyamanan kota Bandung,” tambahnya.


Kapendam menjelaskan, kegiatan patroli dan razia geng motor dilaksanakan personel dari Denpom Kodam III/5 Bandung, Pomdam III/Siliwangi, Gartap II Bandung, Polrestabes, Kodim 0618/Berdiri Sendiri (BS), Yon Arhanud 3, dan Satpol PP Kota Bandung.

Razia tambah Kapendam, akan terus dilakukan setiap hari terutama di akhir pekan.

"Malam akhir pekan selalu dimanfaatkan oleh kelompok geng motor untuk berkumpul hingga menimbulkan aksi-aksi anarkistis seperti yang terjadi beberapa minggu lalu," terangnya.

Komandan Detasemen Polisi Militer (Dandenpom) III/5 Bandung Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro mengatakan, tujuan patroli dan razia ini untuk menciptakan rasa aman dan kondusif bagi masyarakat kota Bandung.


"Pasalnya beberapa hari lalu di seputaran GOR Saparua ada satu orang jadi korban penusukan yang diduga dilakukan oleh geng motor,” kata Dandenpom III/5 Bandung.
Letkol Cpm Harjono Pamungkas Putro menuturkan, sasaran patroli dan razia, yaitu kerumunan mayarakat dan pengendera sepeda motor.

"Patroli dan razia kali ini berhasil mengamankan 18 unit sepeda motor berbagai jenis dan merek yang tidak dilengkapi surat-surat seperti STNK, lima botol miras, obat terlarang jenis Triheksyfemidyl," pungkasnya. (aris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler