Sudah Dua Hari Pemkot Bandung tak Bisa Buang Sampah ke TPA Sarimukti, Ini Penjelasan Oded 

Senin, 8 November 2021 09:37 WIB

Share
Walikota Bandung, Oded M Danial . (Foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID
Walikota Bandung Oded M Danial menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait keterlambatan pengangkatan sampah ke TPA Sarimukti Bandung Barat.

Permohonan maaf tersebut diposting Mang Oded, --demikian Oded M Danial selalu membahasakan dirinya di akun instagram pribadinya.

Postingan ini juga sekaligus reposted dari akun instagram @dlhk_kotabandung milik Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung.

"Perlu kami informasikan mengenai kondisi perjalanan pengangkutan sampah kota Bandung yang saat ini sedang mengalami kendala di dalam pelaksanaan kegiatannya. Mohon maaf jika masih ada keterlambatan dalam pelayanan pengangkutan sampah, karena memang keadaan yang memaksakan untuk itu dan tidak bisa kami hindari," katanya.


Adapun informasi mengenai kendala yang dimaksud, yang telah Pemkot Bandung terima dari UPT PTSR Provinsi Jabar sebagai pengelola TPA Sarimukti adalah kendala teknis operasional.

"Kami informasikan juga bahwa saat ini sejumlah kendaraan pengangkut sampah Kota Bandung masih tertahan akibat kepadatan antrean menuju TPA Sarimukti sejak jumat kemarin tgl 5 Nopember 2021 hingga sekarang," terangnya.

Pemkot Bandung, jelas Oded, akan terus berupaya untuk memberikan pelayanan yang terbaik.

"Dan kami menyadari, bahwa ada yang harus tetap kami lakukan, untuk semuanya kembali membaik," tuturnya.


"Mari kita saling memahami kondisi yang terjadi saat ini. Untuk dapat disimpan sementara sampah yang dihasilkan dari kegiatan rumah tangga. Untuk tidak dibuang ke TPS terlebih dahulu, begitu juga dengan sampah yang dihasilkan dari kegiatan komersial untuk dapat disimpan sementara, untuk selanjutnya pengangkatan akan dilakukan seiring dengan kondisi dan perkembangan yang terjadi di TPA Sarimukti," terangnya.

Menyimpan yang dimaksud dalam solusi di atas, jelas Oded, bisa melakukan, program-program yang sudah dibudayakan Pemkot Bandung ke tengah masyarakat seperti Lodong Sesa Dapur (Loseda) dan membuat Lubang Biopori dan Kang Pisman.

"Sudah saatnya kita serempak adaptasi kebiasaan baru tentang memilah sampah yang dimulai dari rumah, faktanya inilah solusi yang berkontribusi utk sekarang dan masa depan, maka Mang Oded tak akan bosan mengingatkan," pungkasnya. (Aris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler