Diskoperin Kota Cimahi Terus Dampingi IKM, Ini Tujuannya

Selasa, 9 November 2021 13:47 WIB

Share
Plt Walikota Cimahi Ngatiyana, berharap Disdagkoperin Kota Cimahi terus melakukan pendampingan kepada pelaku usaha Industri Kecil Menengah (IKM). (foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID

Untuk meningkatkan kualitas produk dan pemasaran, Dinas Perdagangan Koperasi UKM dan Perindustrian (Diskoperin)  Kota Cimahi terus dampingi Industri Kecil Menengah  (IKM).    

"Mereka mulai menjajaki pasar luar negeri untuk meningkatkan pemasaran,"  kata Pelaksana Tugas (Plt.) Wali Kota Cimahi Ngatiyana usai membuka kegiatan Sosialisasi Pitching Produk dalam Sosial Media, di Aula Gedung A Komplek Pemkot Cimahi, Selasa (9/11/2021).

Dalam kegiatan sosialisasi tersebut diikuti oleh 30 pelaku IKM dengan menghadirkan narasumber, salah satunya adalah Dewi Sartika Bukit, M.Sn,  trainer dan praktisi sosial media dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Republik Indonesia.

Menurut Ngatiyana, pihaknya sudah melakukan koordinasi dan komunikasi dengan para pelaku IKM termasuk meninjau ke lapangan. Kebijakan pembinaan salah satu terobosan untuk memotivasi para pelaku IKM menjual produknya ke luar negeri.

"Dalam hal ini Disdagkoperin selalu melakukan pendampingan, dan evaluasi. Juga komunikasi yang baik antara Pemkot Cimahi dan pelaku IKM yang ada di Kota Cimahi. Sehingga produk yang sudah bagus dan dievaluasi ini bisa mulai kita pasarkan ke luar Kota Cimahi termasuk luar negeri," ujarnya.

Pihaknya berharap, pembinaan yang dilakukan secara terus menerus oleh Disdagkoperin Kota Cimahi bisa bermanfaat untuk masyarakat, meski terdampak pandemi Covid-19, lanjut Ngatiyana, IKM atau UKM di Kota Cimahi masih bisa bertahan bahkan bisa meningkatkan penghasilan, meningkatkan ekonominya demi kesejahteraan masyarakat.

"Alhamdulillah di tengah-tengah pandemi juga masih bertahan, karena kami turut berjuang bisa mempertahankan ekonomi. Sehingga masih eksis," tuturnya.

Kepala Disdagkoperin Kota Cimahi Dadan Darmawan menambahkan, pelatihan dilatarbelakangi kondisi eksisting ditengah millenial yang sarat ketergantungan pada sosial media.

"Apalagi saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19, digital marketing telah menjadi salah satu strategi promosi dan pemasaran yang sangat relevan dan efisien bagi pelaku IKM. Peningkatan daya saing IKM di masa pandemi mutlak dilakukan untuk mempertahankan eksistensi produk," terangnya.(Bagdja)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler