Percepat Vaksinasi Hingga 50 Persen, Inilah Instruksi Bupati Garut

Selasa, 9 November 2021 15:30 WIB

Share
Bupati Garut Intruksikan PPTP dan Para Administrator untuk bergerak percepat vaksinasi hingga 50 Persen. (foto:Ist)

GARUT, POSKOTAJABAR.CO.ID

Bupati Garut, Rudy Gunawan, menginstruksikan para Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PPTP) dan para administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut untuk bergerak di lapangan guna mempercepat vaksinasi di Kabupaten Garut.

Hal itu dikemukakannya pada acara Apel Gabungan Terbatas bersamaan dengan Deklarasi Gerakan Garut Tanpa Knalpot Bising, di Lapang Sekretariat Daerah (Setda) Garut, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (9/11/2021), 

“Saya instruksikan hari ini dipimpin oleh Pak Sekda untuk membagi habis sampai akhir tahun. Para penjabat tinggi pratama, para administrator, untuk bergerak di lapangan mempercepat vaksinasi. Target 50% tercapai dalam minggu ini. Tapi untuk tercapainya 40% lansia, ini memerlukan kerja keras,” ujar Bupati Garut.

Selain itu, Rudy juga menyampaikan, pihaknya akan melakukan evaluasi kepada kepala Puskesmas  yang tidak dapat melakukan vaksinasi 50 orang per hari.

"Termasuk mereka yang sekarang. Sekarang kita mengejar. Mengejar untuk bisa mendapatkan angka minggu ini 50% untuk vaksin dosis 1, dan 40% dosis vaksin 1 untuk lansia di atas 59 tahun,” katanya.

Ia juga menuturkan, saat ini pihaknya sedang mengejar capaian vaksinasi sebesar 50 persen. Apalagi di bulan Januari tahun depan, piahaknya memiliki tugas untuk melakukan vaksinasi kepada anak yang berumur 6 sampai 12 tahun.

“Sekarang ini adalah hal yang berhubungan dengan vaksinasi ini menjadi penting, apalagi nanti di bulan Januari kita punya tugas berat Dinas Kesehatan dan puskesmas. Kita mewajibkan untuk memvaksin anak 6 sampai 12 tahun, tentu ini dihubungkan juga dengan Disdik,” lanjutnya.

Rudy mengungkapkan, nantinya vaksinasi terhadap anak yang berumur 6 sampai 12 tahun ini, tetap harus disertai dari izin orang tua saat akan dilakukan vaksinasi.

"Vaksinasi akan dilaksanakan di sekolah, kalau anak dibawah 10 tahun, ya, didampingi orang tua. Saya juga minta ada izin orang tuanya, supaya anak ini ketika divaksin , ya, kita harapkan tidak ada KIPI, ini juga bisa diterima oleh keluarganya,” ungkapnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler