SDA dan SDM Indonesia Potensi Besar Atasi Kemiskinan dan Kebodohan

Kamis, 11 November 2021 06:31 WIB

Share
Plt Walikota CImahi Ngatiyana sebagai inspektur upacara dalam memperingati Hari Pahlawan ke 76 tahun 2021 di lapangan parkir Pemkot Cimahi. (foto:Ist)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Dalam memperingati Hari Pahlawan10 November 2021 Pemerintah Kota Cimahi mengadakan Upacara Peringatan Hari Pahlawan  di Lapangan Apel Pemerintah Kota Cimahi pada hari Rabu (10/11/2012).

Dalam upacara yang dipimpin oleh Plt. Walikota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana, sebagai inspektur upacara, yang dihadiri dalam Upacara tersebut dari Forkopimda, LVRI Kota Cimahi, para pejabat eselon II dan III  serta segenap Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kota Cimahi yang mengikuti upacara secara online. 

Dalam sambutannya, Ngatiyana menyampaikan cuplikan pidato Menteri Sosial Republik Indonesia, Tri Rismaharini pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2021. 

Berpesan untuk menjaga persatuan bangsa, memahami adanya perbedaan namun tidak lantas menjadikannya sebagai alasan untuk menimbulkan perpecahan karena perbedaan Suku Agama Ras dan Antar Golongan (SARA). 

“Kita sadar bahwa kita berbeda-beda, tetapi jangan sampai terpecah-pecah oleh perbedaan SARA, karena akan membuat mundur ke era sebelum sumpah pemuda 1928. Kita harus terus menggelorakan semangat gotong royong serta persatuan dan kesatuan Indonesia,” pesan Ngatiyana. 

Ngatiyana menegaskan bahwa semestinya perbedaan justru harus semakin memperkaya dan memperkuat bangsa Indonesia dengan mengedepankan toleransi berdasarkan Bhineka Tunggal Ika, berbeda-beda namun tetap satu tujuan.”

Menyalakan jiwa nasionalisme dan kepahlawanan di diri para peserta upacara, Ngatiyana mengulas Kembali jasa para pahlawan dalam merebut dan memperetahankan kemerdekaan Indonesia. 

“Pertempuran 10 November 1945 di Surabaya yang kita peringati sabagai Hari Pahlawan ini harus kita contoh, dengan satu tekad, gigih berjuang dan pantang menyerah tanpa mengenal perbedaan apapun, serta tidak pernah perduli akan keterbatasan atau halangan,” harapnya.

“Semangat, tekad dan keyakinan pahlawan, harusnya dapat menginspirasi dan menggerakkan kita semua untuk mengemban misi bersejarah 'mengalahkan' musuh bersama yang sesungguhnya, yaitu kemiskinan dan kebodohan dalam arti yang luas. Hal ini sejalan dengan tema hari pahlawan 2021 'Pahlawanku Inspirasiku'," lanjut Ngatiyana.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler