Digitalisasi Transaksi Jual Beli Harus Segera Dilakukan Saat Pandemi, Ini Penjelasannya

Selasa, 16 November 2021 14:01 WIB

Share
Plt Walikota Cimahi Ngatiyana siap mendukung Digitalisasi Pasar Rakyat jual beli secara online. (Foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.            

Untuk membatasi pergerakan manusia dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona. Sektor perekonomian pun tidak terlepas dari digitalisasi, sebagai pembayaran secara cashless (non tunai) dengan menggunakan uang elektronik menjadi pilihan, agar transaksi lebih aman dan nyaman.

Digitalisasi Pasar Rakyat mulai digalakan oleh Kementerian Perdagangan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah, launching Digitalisasi Pasar Rakyat Kota Cimahi diselenggarakan di lobby Pasar Atas Baru Kota Cimahi. Senin (15/11/2021). 

Digitalisasi Pasar Rakyat ini merupakan bagian dari Program Pasar dan Pusat Perbelanjaan S.I.A.P. (Sehat, Inovatif dan Aman Pakai) – QRIS (Quick Response Indonesian Standard) yang dijalankan atas kerjasama antara Kementerian Perdagangan RI dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Karena akibat dari pandemi Covid-19 memaksa manusia untuk beradaptasi pada kehidupan baru. Sektor-sektor kehidupan beralih menjadi serba digital dan virtual untuk membatasi pergerakan manusia, dengan tujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, yang juga turut hadir dalam Launching Pasar Digital Kota Cimahi mengungkapkan dua kata kunci dari program ini adalah inovasi dan digitalisasi,

“Inovasi dan digitalisasi, dua program ini masuk. Pertama kolaborasi antara perbankan dengan pasar tradisional dan juga dengan Pemerintah. Inovasi biasa transaksi di pasar pakai uang secara tunai Sekarang pakai digital.

Digitalisasi jelas, transaksi kini menggunakan HP, ini akan memudahkan penjual dan ini lebih safety,” ungkap Uu.

Wagub Uu pun menjelaskan, rencana Pemerintah untuk membuat pasar bertaraf nasional sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah pada masyarakat agar masyarakat tetap memilih pasar tradisional untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Sementara itu.  menurut Plt. Walikota Cimahi, Letkol (Purn) Ngatiyana, digitalisasi dalam transaksi jual beli merupakan hal mendesak yang harus segera dilakukan di tengah pandemi, 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler