Pro Kontra Penyelenggaraan Festival Seni Budaya, Begini Pandangan Anton Charliyan 

Selasa, 16 November 2021 14:20 WIB

Share
Mantan Kapolda Jabar, Anton Charlyan (kedua kanan) berfoto bersama. (foto:Ist)

TASIKMALAYA, POSKOTAJABAR.CO.ID

Menyikapi terjadinya pro dan kontra tentang penyelengaraan Festival Seni dan Budaya yang akan diadakan diC.

Rupanya hal tersebut menarik perhatian Anton Charliyan sebagai tokoh budaya & pengamat sejarah dari Jawa Barat yang lebih dikenal sebagai Abah Anton.

Anton Charliyan bersama Ketua Projo Jabar, Joni Hidayat, Ketua Laskar Siliwangi Cirebon Silvi P, serta Sekjen Lintas Budaya Nusantara sengaja mengunjungi Patih Sepuh Keraton Kasepuhan.

Panglima Tinggi Laskar Agung Macan Ali, Prabu Diaz dan beberapa kerabat Keraton Kasepuhan lainnya untuk mengecek dan memastikan tentang kebenaran berita tersebut.

Ketika dimintai pendapatnya oleh awak media, Anton yang juga Mantan Kapolda Jabar tersebut mengatakan, pertama-tama turut prihatin dengan adanya masalah internal di Keraton Kasepuhan.  Namun Anton yakin bahwa masalah tersebut bisa diselesaikan dengan baik dan bijak oleh pihak keluarga Keraton sendiri.

" Keluarga Keraton merupakan panutan masyarakat yang sangat dihormati sebagai keturunan langsung dari Kangjeng Sunan Gunung Djati. Bila tidak bisa menyelesaikan masalah internal tersebut justru akan berdampak pada marwah, wibawa dan kehormatan keluarga Keraton itu sendiri,"kata Anton, Selasa (16/11/2021)..

Untuk Masalah Pagelaran Seni dan Budaya itu sendiri yg kebetulan dilaksanakan di Gua Sunyaragi, Anton mengatakan, bahwa dirinya sebagai Penggiat seni dan Budaya akan mendukung penuh siapapun juga yang ingin memajukan seni dan Budaya,

Anton berharap tidak dikait- kaitkan dengan masalah Internal Keraton, karena pihak penyelengara bukan pihak Keraton yaitu dari Yayasan Media Budaya Nusantara sebagai salah satu komunitas Penggiat Budaya.

Pihak keraton sesungguhnya hanya memfasilitasi tempat saja, dari 300 tamu undangan kehormatan 20 sampai 30 diharapkan hadir para raja dan Sultan ,sehingga tempat yang paling cocok adalah komplek Keraton.

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler