Diakonia GPDI Bukit Hermon Bantu Korban Banjir Bandang KBB

Kamis, 18 November 2021 19:34 WIB

Share
Petugas Lapangan dari Diakonia GPDI Bukit Hermon Laurent Lebuan (Kiri) sedang menyerahkan satu karung kaos untuk korban banjir bandang didesa Cikande Kecamatan Sagulung KBB . (foto:ist)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID
Banjir bandang yang  terjadi di Desa Cikande Kecamatan Saguling Kabupaten Bandung Barat,  Sabtu 13 November 2021 lalu, membuat pihak Diakonia Gereja Pantekosta Indonesia (GPDI) Bukit Hermon memberikan bantuan sosial 1 karung kaos dewasa melalui ibu gembala Heryani Yusuf Litha S.Th dan mengutus petugas lapangan Laurent Lebuan untuk menyerahkan bantuan tersebut Rabu (17/11/2921)

Bantuan satu karung kaos dewasa tersebut diterima langsung oleh Yaya bagian kesra yang nantinya diteruskan kepada masyarakat yang terkena dampak banjir bandang. 

Menurut Laurent pada saat menyerahkan bantuan, bahwa jangan lihat dari nilainya tetapi bantuan ini sifatnya kepedulian warga jemaat Bukit Hermon untuk membantu sesama.

"Kepedulian membantu masyarakat yang terkena musibah bukan kali yang pertama tetapi  sering juga dilakukan dan sumber bantuan sering datang dari para donatur dan kami hanya membantu serta menyalurkan kepada masyarakat yang berhak menerimanya tanpa membedakan ras suku dan agama apapun. Harapan kami supaya kepedulian seperti ini terus ditingkatkan sehingga bisa membantu menjangkau masyarakat yang lebih banyak lagi disaat yang akan datang," terang Laurent.

Hal yang sama diungkapkan oleh Kepala Desa Cikande, Ruhiyat kejadian Sabtu 13 November 2021 pekan lalu, hujan pada sore itu diikuti  longsor menyebabkan 11 rumah rusak untuk segera diperbaiki.

"Hal ini telah menyisakan rasa trauma bagi masyarakat desa sebanyak 65 kepala keluarga, saat itu harus diungsikan sementara dari rumah mereka masing masing," jelas Ruhiyat.

"Kejadian banjir bandang semacam ini sering terjadi tetapi kali ini sedikit 
lebih parah," ucap Ruhiyat.

Sedangkan menurut Acep salah seorang warga Desa Cikande, bahwa hujan sore itu sangat lebat disertai angin kencang hingga menjebol rumah warga sampai rusak berat dan beruntung tidak terjadi korban jiwa.

Aceppun merasa berterimakasih kepada aparatur pemerintah melalui kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bandung Barat yang saling bahu membahu untuk memperbaiki sarana dan prasarana umum jalan raya 

"Sehingga dalam jangka waktu yang relatip singkat semuanya dapat berjalan kembali dengan normal," terang Acep. (Bagdja)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler