Milad Muhammadiyah ke-109 di Garut, Inilah Kegiatannya

Sabtu, 20 November 2021 19:52 WIB

Share
Unsur Forkopicam beserta petugas melakukan foto bersaama dalam pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 dan Milad Muhammadiyah ke 109, Sabtu (20/11/2021). (foto:Ist)

GARUT, POSKOTAJABAR.CO.ID

Sekretaris Daerah (Sekda) Garut, Nurdin Yana membuka pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dalam rangkaian acara Milad Muhammadiyah yang ke-109 yang diinisiasi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, di Poliklinik Darul Arqom,  di Jalan Garut - Tasikmalaya, Kecamatan Cilawu, Kabupaten Garut, Sabtu (20/11/2021).

Sekda Nurdin Yana sangat mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi Covid-19, serta pihaknya mengajak masyarakat yang belum divaksin untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19.

Terkait capaian vaksinasi di Kabupaten Garut, Nurdin, menyebutkan, secara umum capaian dosis 1 sudah mencapai 54,3% dan dosis 1 lansia sebesar 55,7%. Sementara untuk angka Bed Occupancy Ratio (BOR) di Kabupaten Garut sendiri adalah sebesar 1,4%.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Garut, Mohammad Yusup Sapari berterimakasih kepada seluruh anggota yang telah berparitispasi dalam pelaksanaan acara Milad Muhammadiyah yang ke-109.

Menurutnya, pelaksanaan vaksinasi kali ini mengusung tema "Vaksinasi Lintas Agama, dimana bisa dilihat dari tenaga kesehatan (nakes) yang berpartisipasi tidak hanya berasal dari Poliklinik Darul Arqom, namun juga nakes dari Polres, Puskesmas Cilawu, dan Klinik Bethesda Garut. Kegiatan vaksinasi kali ini, pihaknya menargetkan 200 dosis vaksinasi Covid-19.

Usai acara, Nurdin Yana melakukan monitoring proses pembangunan rumah relokasi untuk penyintas bencana tanah longsor di Desa Karyamekar Kecamatan Cilawu.

Untuk relokasi ini, Pemkab Garut telah membeli lahan seluas 6.400 m² dengan harga kurang lebih Rp. 1.8 miliar. Di lokasi ini selain pembangunan rumah, juga akan ada dibangun masjid dan akses jalan. 

Sebelumnya, Nurdin Yana, melakukan  kunjungan terdahulu dan mengungkapkan dari 73 unit yang akan dibangun pihaknya mengalokasikan dana sekitar 50 juta rupiah untuk 1 unitnya. "Jadi praktis akumulasi kebutuhan untuk 73 (KK) itu ada di sekitar 3.65 miliar," katanya.

Total anggarannya sendiri, terang Nurdin, Pemkab Garut menyiapkan dana sekitar 5.3 miliar rupiah. "Jumlah dengan tanah itu 1.8 (miliar) sehingga posisi (total anggaran) di sekitar 5,3an, ini kebutuhan uang yang kita gelontorkan untuk kepentingan masyarakat kita," ucapnya.(Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler