Tujuh Rumah di Kecamatan Banyuresmi Terendam Banjir, Inilah yang Dilakukan Pemkab Garut

Minggu, 21 November 2021 18:54 WIB

Share
Sampah-sampah menyumbat di jembatan sungai Cimanuk Garut dikeruk melibatkan semua unsur. (foto:Ist)

GARUT, POSKOTAJABAR.CO.ID

Banjir setinggi kurang lebih 30 hingga 50 sentimeter menggenangi 7 rumah warga akibat tersumbatnya Daerah Aliran Sungai (DAS) Cibuyutan di Kampung Citamiang, Desa Sukalaksana, Kecamatan Banyuresmi, pada Jum’at (19/11/2021) lalu.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Garut, Satria Budi menuturkan, berdasarkan laporan dari pemerintah kecamatan setempat, kini telah sungai tersebut dilakukan pengerukan oleh dinas teknis dibantu oleh Tagana dan aktivis lingkungan Sekolah Sungai Cimanuk.

“Alhamdullilah secara gotong royong air pun dapat mulai mengalir dan rumah yang terdampak pun airnya sudah mulai surut,” ucap Satria Budi, dalam keterangannya, Minggu, (21/11/2021).

Dalam proses pengerukan di area aliran sungai tersebut, Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Kabupaten Garut mengerahkan 1 unit beko loader dan 3 unit dump truk, sedangkan 1 unit dump truk milik Kecamatan Banyuresmi turut pula diurunkan.

Satria menyebutkan, tidak ada korban jiwa dalam bencana banjir kali ini, dan guna mempercepat pemulihan, pihaknya pun sudah melakukan pembersihan secara gotong royong bersama masyarakat setempat.

":Diimbau masyarakat untuk dapat menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan dan aktifkan kembali budaya gotong royong,” pungkasnya.(Kris)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler