Soal Penghargaan dan Pengakuan untuk Korban Covid-19, Begini Pandangan Asep Warlan

Senin, 22 November 2021 06:42 WIB

Share
Anggota Dewan Pakar Tim Akselerasi Pembangunan (TAP) Prof Dr Asep Warlan Yusuf SH MH. (foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Kalau memang ada cara lain, penghargaan dan pengakuan yang lebih baik bagi korban Covid-19, mungkin Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat pun akan mempertimbangkannya. Harus Ada Argumen dan Alasan yang kuat.

Anggota Dewan Pakar Tim Akselerasi Pembangunan (TAP), Prof Dr Asep Warlan Yusuf SH MH mengatakan hal tersebut dalam sesi pemaparan di diskusi publik virtual bertajuk Polemik Monumen Covid-19 yang digagas Forum Jurnalis Jabar (FJJ).

"Ini sungguh forum yang penting, forum yang menjadi bahan pertimbangan yang menyangkut kepentingan publik, baik anggarannya, programnya, dampaknya, kesannya, nilai-nilai yang dibangunnya bagus dalam forum forum seperti ini," ujarnya.

Asep yang juga Guru Besar Hukum Tata Negara sekaligus pengamat politik Universitas Parahyangan Bandung, mengakui memang pernah sekali dilibatkan dalam diskusi monumen Covid-19.

"Kalau saya memahami dari diskusi itu, ada beberapa hal yang saya ingin jelaskan dalam forum ini," ujarnya.

Pertama, monumen Covid-19 adalah sebuah pengakuan pemerintah kepada tenaga kesehatan dan ASN yang berkorban untuk melawan Corona. Untuk mengobati mereka yang terkena dan terpaparnya. Agar penyakit itu tidak meluas dan berjangka panjang.

"Jadi ada sebuah pengakuan pemerintah terhadap perjuangan mereka yang bergelut melawan Covid-19 ini," katanya.

Yang kedua, dengan adanya monumen Covid-19 ada penetapan, berupa pengakuan yang disertai dengan pahatan-pahatan di dalam sebuah tugu, atau monumen yang menjadi pengingat bagi warga, saat ini dan generasi berikutnya.

Yang ketiga, dengan adanya monumen Covid-19 ada penghargaan. Yang ditempatkan di dalam tugu atau monumen.

Halaman
1 2 3
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler