Wakil Walikota Bandung Tiba-tiba Kunjungi eks TPA Leuwigajah, Ada apa Ya

Senin, 22 November 2021 21:03 WIB

Share
Wakil Walikota Bandung Yana Mulyana tinjau eks TPA Leuwigajah yang sudah tidak beroperasi sejak 2005, Senin (22/11/2021). (foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Waki Walikota Bandung, Yana Mulyana, bersama Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) dan Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Bandung tiba-tiba meninjau lahan eks Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Leuwigajah, Senin 22 November 2021. Ada apa, ya!

Padahal, lahan eks TPA Leuwigajah sudah tidak beroperasi, sejak kejadian musibah longsor yang terjadi pada 2005 lalu. Di lokasi, Yana berdiskusi mengenai batas lahan dari peta. Dia kemudian, melihat kondisi lahan yang saat ini sudah rimbun oleh pepohonan dan rumput.

Menurut Yana, kunjungan tersebut dalam rangka melihat aset milik Pemkot Bandung yang ada di eks TPA Leuwigajah. Aset berupa lahan tersebut rencananya dimanfaatkan untuk ketahanan pangan.

"Apakah nanti kita coba untuk ketahanan pangan di sini? Kita baru liat dulu," katanya di sela-sela peninjauan.

Namun Yana menegaskan, lahan tersebut tidak akan diaktivasi menjadi TPA kembali. Meskipun beberapa waktu lalu Kota Bandung sempat terkendala dalam pengangkutan sampah ke TPA Sarimukti.

"Tidak kayanya, (kalau untuk jadi TPA lagi). Kita akan butuh sosialisasi yang panjang. Dampak sosialnya tidak sederhana karena masih ada yang trauma kejadian dulu," ucapnya.

Menurut Yana, total lahan di eks TPA Leuwigajah sekitar 46 hektar. Pemkot Bandung harus melihat batas-batas lahan yang dimiliki.

"Kelihatannya ini subur juga. Jadi lebih ke ketahanan pangan. Nanti kita ajak DKPP (Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian), apakah bisa sapi atau apa," katanya.

Usai melihat lahan eks TPA Leuwigajah tersebut, Yana mengungkapkan, teknologi yang dipakai dulu adalah open dumping yang juga dipakai saat ini di TPA Sarimukti.

"Teknologinya jadi memang tidak diproses, harusnya mungkin ke depan Sarimukti ada pemrosesan juga. Karena ketika saya ke sana sudah sangat tinggi (sampahnya). Sebelah sananya curam juga, tapi mudah-mudahan tidak terjadi," katanya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler