Ketika Kisah Nabi Dituturkan dengan Nuansa Jenaka

Kamis, 25 November 2021 17:02 WIB

Share
Ketika Kisah Nabi Dituturkan dengan Nuansa Jenaka
Pengurus Komite Sekolah SDN 09 Kebayoran Lama Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, usai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kamis (25/11/2021). (Foto: Ist.)

JAKARTA, POSKOTAJABAR.CO.ID -

Anak-anak identik dengan dunia bermain dan hiburan. Sebab itu, ketika menyampaikan hal-hal berat seperti kisah Nabi pun akan lebih mengena, jika dilakukan dengan nuansa jenaka dan menghibur. Anak-anak akan lebih mudah paham.

Itulah yang dilakukan pendongeng anak Abdul Muis alias Kak Muis ketika mengisi acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 09 Kebayoran Lama Utara (KLU), Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis, 25 November 2021. Acara sengaja dibarengkan dengan Hari Guru Nasional. 

Kak Muis membawa serta boneka bernama Marko sebagai alat peraga untuk mendukung terciptanya nuansa jenaka dan menghibur itu di depan puluhan anak-anak perwakilan kelas masing-masing yang terlihat ceria menyimak kisah Nabi Muhammad yang disampaikan dengan cara ringan itu. 

Acara berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan Covid-19 yang sangat ketat. Sebagian besar anak-anak lain mengikutinya dengan zoom dari rumah masing-masing. 

Hadir dalam acara itu Kepala SDN 09 KLU Ny Yayah Siti Rodiyah SPdI, Ketua Komite Sekolah Karyudi Sutajah Putra, Ketua Panitia Tri Wulandari SPd, Pengawas SD Kecamatan Kebayoran Lama H Sukardi SPd MPd, Pengawas Pendidikan Agama Islam Kecamatan Kebayoran Lama Ny Hj Fauziah MPdI, Ketua Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Islam (KKGPAI) KLU H Suritno SPdI, serta para guru dan mantan guru SDN 09 KLU, seperti H Rustam SPd dan lain-lain. Tak ketinggalan pula “Trio Macan” Komite Sekolah, yakni Ny Ririn Widati, Ny Diah Sumardiati dan Ny Sulastri Alpino.

Kak Muis pun menyampaikan kisah Nabi Muhammad SAW dengan cara jenaka dan menghibur, termasuk dengan menirukan suara ayam jantan berkokok, lazimnya membangunkan orang untuk salat Subuh. Kisah-kisah jenaka lain bernuansa Islami pun diselipkan sehuingga mengundang tawa hadirin, terutama anak-anak. 

Dalam acara bertema, "Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai Bekal Membangun Pribadi yang Unggul" ini Kak Muis menceritakan sifat-sifat yang dimiliki Nabi Muhamad SAW sebagai “uswatun khasanah” (teladan yang baik) untuk diteladani, terutama bagi anak-anak. 

"Ada empat sifat Nabi Muhammad SAW, yakni ‘siddiq’ (jujur), ‘tabligh’ (menyampaikan kebenaran), ‘fathonah’ (cerdas), dan ‘amanah’ (dapat dipercaya)," ujar Kak Muis. 

Ia kemudian mengajak anak-anak untuk mengenal dan mencintai Rasulullah SAW sehingga akan meneladani sifat-sifatnya, supaya sukses dunia akhirat. "Kalau mau sukses, ikutilah perilaku Nabi. Nabi sukses di dunia sebagai saudagar maupun pemimpin umat, dan sukses di akhirat karena dijamin Allah SWT masuk surga," jelasnya. 

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar