Transaksi Jual Beli di Pasar Atas Baru Kota Cimahi  Semakin Mudah, Begini Caranya

Kamis, 25 November 2021 16:48 WIB

Share
Transaksi jual beli di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi kini semakin dipermudah, seiring diterapkannya sistem pembayaran digital dengan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standar (QRCIS). (foto:Bagdja)

CIMAHI, POSKOTAJABAR.CO.ID.

Untuk Transaksi jual beli di Pasar Atas Baru, Kota Cimahi kini semakin dipermudah, seiring diterapkannya sistem pembayaran digital dengan aplikasi Quick Response Code Indonesian Standar (QRCIS).

Berdasarkan data UPTD Pasar pada Dinas Perdagangan Koperasi UMKM dan Perindustrian (Disdagkopepin) Kota Cimahi, sudah ada sekitar 236 pedagang Pasar Atas Baru yang sudah menyediakan scan barcode.

Transaksi tersebut sudah berlaku untuk aktivitas jual beli berbagai kebutuhan pokok masyarakat, dan akan diberlakukan juga untuk pembayaran retribusi pasar.

"Sebetulnya sudah dimulai sejak pandemi Covid-19 kalau untuk jualan online, tapi kalau pakai barcode itu baru diresmikan," kata Kepala Sub Bagian TU pada UPTD Pasar Cimahi, Andri (Alpen), Kamis (25/11/2021).

Berdasarkan keterangan Andri, sistem belanja menggunakan QRCIS transaksi pembayaran bisa lebih efisien dan sekaligus mendorong inklusi keuangan di pasar tradisional lebih cepat.

Meski sudah beralih, kata Andri, namun sistem transaksi transaksi digital tak akan menghilangkan ke biasana tawar menawar di Pasar Atas Baru. 

"Contohnya, pembeli belanja kangkung, cabai nawar jadi Rp 5 ribu, tinggal bayar pakai barcode. Bisa pakai OVO dan sebagainya," jelas Andri.

Selain itu, lanjut dia, transaksi digital ini tidak akan menghilangkan transaksi manual. Apalagi hingga saat ini masih ada sekitar 200 pedagang yang belum menggunakan QRCIS di lapak kiosnya.

"Kemudian kan tidak semua pedagang maupun pembeli sudah memahami. Jadi masih butuh waktu untuk memberikan pemahaman karena merubah kebiasaan itu tidak mudah. Ini jadi tugas kita," katanya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler