Martabat Guru Harus Lebih Ditingkatkan, Begini Penjelasan Bupati Garut

Jumat, 26 November 2021 09:03 WIB

Share
Para Guru Se Wilayah Kabupaten Garut Mengikuti Upacara peringatan Hari Ulang Tahun PGRI dan HGN ke 27. (foto:Ist)

GARUT, POSKOTAJABAR.CO.ID

Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke–76 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) ke-27  Tingkat Kabupaten Garut yang dilaksanakan secara vitual, Bupati Garut Rudy Gunawan selaku Inspektur Upacara memimpin jalannya kegiatan dan berlangsung di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Kamis (25/11/2021)

Bupati Garut, Rudy Gunawan, bertindak sebagai Inspektur Upacara membacakan sambutan tertulis dari Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Republik Indonesia (RI), Nadiem Makarim.

Dalam sesi wawancara dengan awak media, Rudy mengungkapkan, dalam momentum HUT PGRI dan HGN ini, pihaknya ingin meningkatkan martabat guru yang ada di Kabupaten Garut, apalagi sekarang guru ada yang Pegawai Negeri Sipil (PNS), ada yang Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan honorer. 

Saat ini, kata Rudy, di Kabupaten Garut ada sekitar 8 ribu Guru honorer yang sudah masuk di Data Pokok Pendidikan(Dapodik). Tahun ini ada sekitar 190 orang yang berpindah dari Non PPPK menjadi PPPK. 

Pihaknya tidak bisa membuat satu sistem sendiri karena semua diatur oleh pemerintah pusat melalui sistem Computer Assisted Test (CAT). "Kalau CAT- nya tidak bagus meskipun sehari-harinya guru itu bagus, yah tidak bagus, jadi tidak memenuhi syarat," tuturnya.

Rudy Gunawan menyampaikan, periode tahun 2022-2023 terdapat 1.000 orang  mengalami peralihan dari non P3K menjadi P3K, bahkan kemungkinan 2024 lebih banyak lagi, tergantung hasil tesnya lulus atau tidak. "Tahun depan kami ada 1.000 orang tahun 2022-2023 untuk yang peralihan, mungkin 2024 lebih banyak lagi, tapi kalau tesnya tidak lulus yah tidak lulus,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Garut, Mahdar, mengatakan, pihaknya berbahagia bisa melaksanakan Upacara Peringatan HUT PGRI dan Hari Guru ke-27, walaupun pelaksanaan upacara dilaksanakan secara terbatas dan diikuti oleh kurang lebih 150 orang peserta.

Ia berharap dengan momentum hari Guru ini, para Guru tetap konsisten sebagai pendidik, walaupun selama masa Pandemi Covid-19 pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) cukup terganggu.

“Mudah-mudahan setelah ini guru tetap konsisten sebagai pendidik, karena dua tahun sudah pendidikan kurang bagus karena KBM tidak dilaksankan di sekolah.” tandasnya.(Kris)

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler