Pola Kekerasan Seksual Terhadap Anak Berkembang, Pelaku Orang Jahat ke Orang Dekat

Jumat, 17 Desember 2021 16:17 WIB

Share
Pola Kekerasan Seksual Terhadap Anak Berkembang, Pelaku Orang Jahat ke Orang Dekat
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susianah Affandy. (foto:Ist)

BANDUNG, POSKOTAJABAR.CO.ID

Ternyata pola kekerasan terhadap anak telah mengalami perkembangan, kalau sebelumnya dilakukan orang jahat, sekarang justru oleh orang dekat, ini berbahaya, negara sudah hadir.

Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susianah Affandy mengatakan hal tersebut di atas dalam diskusi hybrid yang digelar koordinator pusat brigade Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII), Kamis 16 Desember 2021.

"Kalau sebelumnya dilakukan orang jahat, sekarang justru oleh orang dekat, ini justru sangat berbahaya," jelasnya.

Orang dekat yang dimaksud Susianah dalam diskusi ini seperi orangtua, paman, kakek, guru sebagai mana yang terjadi di Bandung, dan pacar juga bisa masuk dalam katagori ini.

Karena dilakukan oleh orang dekat itulah, jumlah korban dalam kasus kekerasan terhadap anak itu tidak hanya satu.

Di Tangerang, kata Susianah, satu pelaku korbannya 41 anak, di Jombang satu pelaku korbannya 25 anak, di Bandung satu pelaku korbannya 12 anak.

"Itu makanya  pelaku harus dihukum seberat-beratnya," terangnya.

Mengingat jumlah korban yang sangat banyak itu, terang Susianah harus dicari tahu juga apakah pola kekerasan seksual modus baru ini memang dilakukan secara tersembunyi atau dipertontonkan.

Alasan dari penjelasan Susianah di alinea atas itu berdasarkan, hasil pengamatan KPAI, mengingat sumber dari segala kejahatan seksuai itu terjadi karena otak si pelaku sudah rusak.

Halaman
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
0 Komentar