PSSI Mohon  Maaf Atas Ulah Bobotoh dan The Jak yang Melakukan Tindakan Kurang Terpuji

Selasa, 27 April 2021 07:32 WIB

Share
Bobotoh Persib melakukan aksi demo di depan Graha Persib yang merupakan kantor PT PBB. (Maung Bandung)

POSKOTAJABAR, SOLO.

Usai Persija juara, pendukung Macan Kemayoran secara spontan tumpah ruah di sejumlah jalanan Jakarta untuk euforia juara. Di sisi lain,  sebagian pendukung Persib Bandung juga menumpahkan kekecewaan dengan melempari kantor PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) dan melakukan hal-hal tidak pantas dengan melakukan sweeping terhadap kendaraan plat B.

Seperti diketahui, Persija Jakarta sukses meraih gelar Piala Menpora 2021. Kepastian ini usai Andritany dan kawan-kawan meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas Persib Bandung pada leg kedua final di Stadion Manahan, Solo, Minggu (25/04/2021). Hasil ini membuat klub berjulukan Macan Kemayoran unggul agregrat 4-1 karena juga menang 2-0 pada final leg pertama.

Head of Dept Suporter Development and Fan Engagement PSSI, Budiman Dalimunthe, menyayangkan dua kejadian tersebut. Padahal, PSSI melalui ketua dua suporter klub tersebut yakni Diky Soemarno (The Jakmania) dan Heru Djoko (Viking Persib Club) terus berkomunikasi agar tidak melakukan kegiatan terkait pengumpulan massa. Hal ini karena masih dalam pandemi Covid-19.

Para pendukung Persib kecewa karena tim kesayangan mereka kalah di final. Untuk itu, mereka melakukan aksi yang kurang terpuji di kantor PT Persib.

"Bobotoh sebelumnya sudah kami edukasi dan berikan arahan kepada mereka agar tidak datang stadion, nonton bareng, konvoi atau membikin kerumunan. Namun, mereka secara spontan malah melakukan tindakan-tindakan yang membuat kerugian. Tentu hal ini sangat kami sayangkan dan semoga kedepan tidak terjadi lagi," kata Budiman.

"Terkait euforia spontan di Jakarta dan aksi di Bandung, kami juga mohon maaf. Insya Allah kami akan lebih intens berkomunikasi dengan teman-teman suporter semua klub agar tidak hanya mengawal dan menjaga kondusifitas di kota-kota penyelenggara tetapi juga intens mencegah euforia dan aksi kecewa di kota asal (domisili) tim yang sedang bertanding," kilah Budiman.

Usai kejadian tersebut, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan langsung menegur Head of Dept Suporter Development and Fan Engagement PSSI, Budiman Dalimunthe dan ingin kejadian-kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Apalagi, Ketum PSSI sudah memberikan arahan bahwa kepada seluruh suporter agar tidak datang ke stadion, tidak nonton bareng, tidak melakukan kerumunan massa, tidak melakukan konvoi euforia kemenangan atau aksi tidak terpuji bila timnya kalah, hal ini karena masih suasana pandemi Covid-19.

Secara penyelenggaraan Piala Menpora 2021 berjalan sukses, lancar dan protokol kesehatan diterapkan dengan ketat. Piala Menpora ini juga menjadi momentum menuju kick off Liga 1 dan 2 2021 yang rencananya digelar bulan Juli mendatang. (nst)

Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler