Pegawai Non ASN di Pangandaran Bakal Dipangkas Secara Bertahap

Rabu, 28 April 2021 20:53 WIB

Share

POSKOTAJABAR, PANGANDARAN 

Pegawai Non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran, Jawa Barat akan dipangkas secara bertahap.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kabupaten Pangandaran, Dani Hamdani menyebutkan, rasionalisasi jumlah pegawai Non ASN akan dilakukan secara bertahap dengan jumlah yang kemungkinan berbeda-beda.

"Untuk tahap awal pemangkasan akan dilakukan sebanyak 10 persen dari jumlah keseluruhan," ujar Dani, Rabu (28/04/2021).

Kemudian, sambung Dani, untuk tahap berikutnya, pihaknya masih menunggu intruksi dari Bupati Pangandaran.

"Belum ada kepastian untuk tahap berikutnya, bisa saja jumlahnya lebih banyak lagi yang dipangkas dan juga bisa kurang dari 10 persen," ucapnya.

Dia menyampaikan,  tahap pemangkasan melalui teknis evaluasi, baik kepada pegawai yang sudah menerima SPK (Surat Perjanjian Kerja) dan juga yang belum menerima.

"Tapi ada pengecualian bagi pegawai non ASN yang bertugas di Sekretariat DPRD, pegawai RSUD dan pegawai lain yang diangkat oleh SK Bupati," sebutnya.

Kata dia, tes evaluasi itu sudah dilaksanakan pada bulan Februari lalu, dengan jumlah peserta mencapai  3.923 orang.

"Selain itu, ada juga pelaksanaan re-test sebanyak 164 orang dan peserta re-test 250 orang, sehingga jumlah total peserta yang mengikuti evaluasi non ASN sebanyak 4.129 orang," tuturnya.

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler