Wamen ATR Surya Tjandra Dorong Pemanfaatan Garis Pantai untuk Pariwisata di Pangandaran

Kamis, 29 April 2021 09:39 WIB

Share
Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia sekaligus Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional Indonesia Dr Surya Tjandra foto bersama dengan Bupati serta wakil Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata dan Ujang Endin Indrawan di Setda Pemkab Pangandaran, (foto: dry)

POSKOTAJABAR, PANGANDARAN 

Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia sekaligus Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional Indonesia Dr Surya Tjandra, berkunjung ke Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu (28/04/2021). 

Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini dan Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, membahas potensi pengembangan dan Permasalahan di Kabupaten Pangandaran.

Dalam kesempatan itu, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang Indonesia  Surya Tjandra menyebutkan, pihaknya mendorong kepada Pemkab Pangandaran untuk melakukan pengembangan pariwisata, dengan memanfaatkan garis pantai sepanjang 91 kilometer.

”Ini butuh pemahaman tata ruang yang baik, karena potensi bencana di Pangandaran juga besar,” ujarnya  kepada sejumlah wartawan Rabu (28/04/2021).

Menurut dia, pembangunan pariwisata boleh dilakukan secara masiv, namun tetap harus dibatasi.

"Harus pakai strategi dan juga mitigasi bencana juga harus kuat, ini yang harus diperhatikan Pemkab,” sebutnya.

Kata Surya, pihaknya juga memiliki misi untuk menuntaskan pendaftaran tanah atau PTSL di sepanjang garis pantai Pangandaran, sehingga nantinya bisa mendongkrak lagi pada pengembangan wisata. 

”Sehingga hak penguasaan tanahnya bisa tuntas,” katanya.

Sementara, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, Pangandaran sebagai daerah otonomi baru kini sedang bekerja keras untuk terus meningkatkan potensi daerah yaitu pariwisata. 

Halaman
1 2
Berita Terkait
Berita Terkini
Komentar
limit 500 karakter
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE.
Berita Terpopuler